Dibalik Buku “Buruh Bergerak”

bukuIni sudah agak lama. Tepatnya 14 Oktober 2010 yang lalu, saat saya menjadi pembicara dalam Diskusi Publik Aliansi Lokal dalam Gerakan Buruh Indonesia dan Launching Buku “Buruh Bergerak; Pengalaman Aliansi Serikat Buruh Serang”. Kebetulan, saya adalah penulis dari buku “Buruh Bergerak; Pengalaman Aliansi Serikat Buruh Serang”, yang diterbitkan oleh TURC itu.

Ini adalah buku pertama yang saya tulis. Senang, tentu saja. Sebab menulis buku adalah obsesi saya sejak lama. Saya kira, para penulis yang memiliki pengalaman melewati tahapan ini (melahirkan karya pertamanya), pasti juga merasakan apa yang saya rasakan.

Beberapa tahun lalu, saat tulisan saya untuk pertamakalinya menembus media nasional, saya membelikan gelang seberat 4 gram untuk istri saya. Saya ingin membuat tanda dari honor pertama saya dari menulis. Mengingat sudah puluhan kali naskah saya dikembalikan, dan ini adalah kali pertama saya mengecap manisnya buah dari perjuangan menulis. Baca lebih lanjut

Iklan

Undangan Audisi Menulis ”Bicaralah Perempuan”

Dalam Rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan
(16 Days of Activism Against Gender Violence)
= = 25 Nopember 2010 s/d 10 Desember 2010 = =

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) merupakan kampanye internasional untuk mendorong upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia. Aktivitas ini sendiri pertama kali digagas oleh Women’s Global Leadership Institute tahun 1991 yang disponsori oleh Center for Women’s Global Leadership.

Setiap tahunnya, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 25 November yang merupakan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan hingga tanggal 10 Desember yang merupakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Dipilihnya rentang waktu tersebut adalah dalam rangka menghubungkan secara simbolik antara kekerasan terhadap perempuan dan HAM, serta menekankan bahwa kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran HAM. Baca lebih lanjut

KAMPANYE 16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEEREMPUAN

Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 Days of Activism Against Gender Violence) merupakan kampanye internasional untuk mendorong upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia.

Sebagai institusi nasional hak asasi manusia di Indonesia, Komnas Perempuan menjadi inisiator kegiatan ini di Indonesia. Aktivitas ini sendiri pertama kali digagas oleh Women’s Global Leadership Institute tahun 1991 yang disponsori oleh Center for Women’s Global Leadership.

Setiap tahunnya, kegiatan ini berlangsung dari tanggal 25 November yang merupakan Hari Internasional Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan hingga tanggal 10 Desember yang merupakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Dipilihnya rentang waktu tersebut adalah dalam rangka menghubungkan secara simbolik antara kekerasan terhadap perempuan dan HAM, serta menekankan bahwa kekerasan terhadap perempuan merupakan salah satu bentuk pelanggaran HAM. Baca lebih lanjut

Peserta Dialog Publik dan Launching Penggalangan Dana untuk Advokasi UMK 2011 Membludak

Hampir seratus orang hadir dalam acara Dialog Publik dan Launching Penggalangan Dana untuk Perjuangan/Advokasi UMK 2011 yang diselenggarakan semalam (3/11), di Gedung Pertemuan FKGS Cikande. Alhasih, ruang pertemuan yang hanya berkapasitas 70 orang itu tidak mampu menampung banyaknya peserta.

Puluhan peserta yang tidak mendapatkan tempat duduk, akhirnya memilih mendengarkan diskusi dari luar.

Pada awalnya, saya tidak mengira antusias kawan-kawan begitu tinggi. Apalagi acara dilakukan malam hari. Forum Solidaritas Buruh Serang (FSBS), sebagai penyelenggara, bahkan hanya menyiapkan konsumsi untuk 60 orang. Meskipun begitu, hal ini tidak mengurangi semangat peserta untuk mengikuti keseluruhan rangkaian acara. Baca lebih lanjut

Penggalangan Dana untuk Perjuangan/Advokasi UMK 2011

UMK memang bukan hal yang baru. Namun, setiap tahun, ia selalu membutuhkan perhatian lebih. Permasalahan upah minimum, sepertinya memang akan senantiasa mengiringi jejak langkah kaum pekerja. Entah sampai kapan…,

Kemarin (Minggu, 31 Oktober 2010), misalnya, kawan-kawan Aliansi SP/SB Serang bertemu guna membicarakan perkembangan terkini terkait proses penetapan UMK 2011. Seperti biasa, pertemuan ini dihadiri oleh seluruh SP/SB anggota ASPSB Serang. Baca lebih lanjut

Dukungan untuk Perubahan

Saya selalu mengatakan kepada kawan-kawan, bahwa musim hujan adalah hari yang menyenangkan. Setidaknya, inilah saat bagi petani untuk menanam padi. Lihatlah bagaimana petani tadah hujan di sekitaran kawasan industri Serang Timur, yang mulai menggarap sawahnya saat hujan tiba. Memang ada banjir dimana-mana, buat saya, itu adalah peringatan keras agar kita lebih mencitai alam.

Saat saya mengatakan ini kepada Dr. Zukieflimansyah dalam sebuah kesempatan berdialog di Perum Bumi Cikande Permai, ia juga memberikan persetujuan. Hujan, katanya, mengingatkannya akan keriangan di masa kecil. “Hujan membuat saya memiliki alasan untuk tidak pergi ngaji,” ucapnya yang disambut tawa hadirin yang lain. Baca lebih lanjut

[Foto] Kunjungan Laskar Merah Putih ke FSBS

Selasa sore, 26 Oktober 2010 Forum Solidaritas Buruh Serang kedatangan tamu dari Laskar Merah Putih Cikande – Serang. Pertemuan yang telah direncanakan beberapa hari sebelumnya ini dihadiri oleh Ketua Laskar Merah Putih Cikande, Muhayat, beserta dua orang rekan yang lain. Dari tuan rumah, selain saya, juga dihadiri oleh Argo Priyo Sujatmiko (Koordinator Politik, Hukum dan HAM), serta Heri Susanto (Sekretaris Umum).

Pertemuan yang berlangsung hangat ini membahas beberapa hal. Terutama permasalahan kemiskinan, pendidikan, pengangguran, buruh kontrak, dan sebagainya. Kami sepakat, kedepan akan bersinergi dalam melakukan kontrol sosial, sehingga keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Laskar Merah Putih juga sepakat untuk bersama-sama gabung dalam Blok Politik Demokratik, yang saat ini terus disosialisasikan oleh FSBS.

Baca lebih lanjut