Siman

fb_img_1465467682767

SIMAN. Panggil saja begitu. Usianya tidak lagi muda. Tahun ini, genap 60 tahun.

Seusia itu, dia tidak mau pensiun dari tempatnya bekerja.

“Saya masih kuat bekerja. Buat apa minta pensiun?” Ujar buruh dari sebuah pabrik yang berlokasi di Semarang ini, ketika saya menanyakan mengapa di usianya yang sudah senja dia tidak istirahat saja.

Siman juga anggota Garda Metal. Dia bahkan tecatat sebagai angkatan pertama dalam Latsar Jawa Tengah. Melihatnya mengenakan kaos berkerah yang dimasukkan kedalam celana jeans, dengan rambut panjang dan kalung perak khas Garda Metal, tidak sulit menyimpulkan bahwa dia memang berjiwa muda.

“Saya ingin memberi contoh kepada yang muda-muda.” Mendengar itu, saya menepuk pundaknya. Dia pria yang bersahaja.

Tidak sekedar memberi contoh. Siman memang layak dicontoh. Orang tua yang memahami arti tanggung jawab. Dia tidak menjadi egois dengan mengatakan kini giliran anak muda, kemudian hanya duduk di belakang meja. Siman hadir untuk memberikan spirit, bahwa perjuangan tak kenal usia. (*)