Tengah Malam di Puncak

Kami bersama kawan-kawan Tim Media FSPMI tengah menikmati malam di Puncak, Bogor.
Saya dan kawan-kawan Tim Media FSPMI tengah menikmati malam di Puncak, Bogor.

Menjelang tengah malam, kami yang terdiri dari belasan cowok keren digiring kepala suku, Iwan Budi Santoso menuju puncak. Awalnya saya bersemangat. Mengira di malam satu suro ini ia akan memperlihatkan kepada kami cara mencuci keris pusaka miliknya.

Tetapi perkiraan saya keliru. Ia mengatakan, “Ini bagian dari caraka malam.”

Oalah, jauh-jauh dari daerah datang ke Cisarua hanya diminta untuk ikut caraka. Mau gimana lagi, sebagai pengikut kami terpaksa manut. Apalagi Iwan dikelilingi para centeng, Sayed Masykur dan Gue Herveen.

Sementara kami kebanyakan dari kami berasal dari daerah. Ada kawanRumah Rakyat dan Ipang Kusumo Asmoro Diharjo dari Jawa Timur sertaBung Darmo Juwono dari Kepulauan Riau. Lainnya, berasal dari DKI Jakarta (Agung Andrasta Djangkaru), Tangerang ( Kiki Ayah Arief dan Ramadhani F. Chuky). Ikut bersama kami seorang kawan dari Aceh, Depok, dan Bekasi.

Berbincang hingga pagi
Berbincang hingga pagi

Puncak, tengah malam itu dingin. Anak-anak muda duduk bergerombol. Sebagian berdua-duaan. Duduk berdekatan. Jalanan basah. Beberapa saat yang lalu baru saja turun hujan. Setidaknya ada sedikit hiburan, terlebih ketika menyadari dengan berjalan kaki bisa menghangatkan badan. Ditambah dengan hati yang emosi, kami seperti mendapatkan api.

Melihat saya menggigil, Herveen yang membawa selimut tebal dari kamar tempat kami menginap terlihat nyaman. Dengan senyumnya yang manis, ia menawari saya berada dalam satu selimut. Saya mendelik. Emang saya cowok apaan?

Setelah puas berada di puncak, kami kembali ke penginapan. Tiba jelang pukul 3 dini hari dan langsung menuju tempat tidur. Tak biasanya, saya bermimpi. Kali ini tentang rencana pemerintah yang sudah memastikan akan segera mengesahkan RPP terkait upah yang isinya semakin menjauhkan buruh dari cita-cita sejahtera.

Ketika saya terbangun dan mengingkat kembali kejadian semalam, saya masih berharap itu hanya sekedar mimpi….

‪#‎SelamatkanUpahBuruhIndonesia‬
‪#‎TolakUpahMurah‬
‪#‎SUBITUM‬

IMG_9527

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s