Melintasi Batas Negara 5: Atas Nama Cinta

Anggota DPRD Batam Rizky Solihin
Anggota DPRD Batam Rizky Solihin

Namanya Ricky Solihin. Laki-laki ini adalah anggota DPRD Batam. Meskipun berstatus sebagai anggota dewan, namun ia tidak lagi mencalonkan kembali dalam pemilihan legislatif pada 9 April 2014 ini. Didalam Rakernas III SPEE FSPMI, politisi PKB ini hadir untuk memberikan sambutan.

Solihin memulai sambutannya dengan mengucapkan selamat kepada calon legislatif dari buruh yang terpilih sebagai anggota dewan. Buru-buru ia menambahkan, “Kalau pun itu ada.”

Kami tertawa. Bertepuk tangan sambil serentak mengucapkan satu kata, “Ammin….”

Disaat rekapitulasi suara tengah berlangsung seperti sekarang ini, dimana banyak kader FSPMI yang direkomendasikan menjadi caleg, segala hal tentang pemilu memang menarik untuk dibicarakan. Disinilah kami bisa mentertawakan kegagalan. Bahkan, merayakan kemenangan.

“Tetapi saya dengar banyak yang resah,” Solihin melanjutkan kalimatnya. Caleg buruh belum mendapatkan suara yang maksimal.

“Dicurangi,” teriak seseorang. Kami tersenyum. Bukan rahasia lagi, jika pemilu sarat dengan kecurangan. Apalagi untuk aktivis serikat buruh seperti kami, yang notabene bukan kader partai.

Pemilu juga menjadi pertanda akan hadirnya pemimpin baru. Suasana baru. Semangat baru. Itulah juga yang kita harapkan akan lahir dari gerakan buruh. Apalagi Rakernas kali ini diselenggarakan dalam suasana itu.

Di DPRD Batam, Solihin duduk di komisi empat, yang salah satunya membidangi masalah perburuhan.

“Ini adalah komisi yang paling sering didemo oleh buruh,” katanya. Tetapi ia mengambil hikmah. Seringnya menemui perwakilan buruh yang hendak menyampaikan aspirasi, membuatnya  akrab dengan para pemimpin buruh.

Solihin menuturkan, ia banyak bekerjasama dengan buruh. Terutama dalam melakukan advokasi anggaran untuk melakukan pemberdayaan dan peningkatan keahlian terhadap kaum buruh di Kota Batam. Salah satu capaian yang menonjol adalah, terkait dengan adanya Peraturan Daerah tentang Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing. Dana itu sekarang menjadi kewenangan daerah. Semula, asumsinya Kota Batam akan mendapatkan  pemasukan sebesar 21 milliar. Tetapi pendapatan itu melampaui target. Terkumpul dana sebesar 29 milliar. Dimana seluruh dana ini dipergunakan hanya untuk memberdayakan pekerja di Batam. Bukan untuk yang lainnya.

Sebagai anggota legislatif, Solihin mengaku sering mendapatkan keluh kesah dari berbagai pihak. Seperti, misalnya, dari Ikatan Praktisi Sumber Daya Manusia, Apindo, maupun Kadin. Tak hanya kalangan pengusaha. Hampir semua pihak berkeluh kesah. Buruh berkeluh kesah tentang lambatnya penegakan hukum. Pengusaha berkeluh kesah tentang demo buruh. Pemerintah curhat mengenai aksi-aksi buruh yang cenderung meningkat.

Mengapa setiap orang curhat?

Menurut Solihin, hal itu terjadi karena adanya krisis kepercayaan. Antar pihak tidak lagi saling percaya. Mereka saling curiga. Karena kecurigaan itu, akibatnya, semakin susah untuk menyelesaikan perselisihan. Ketika ada masalah yang muncul, bukan semangat penyelesaian yang dikedepankan. Tetapi kecurigaan dibesar-besarkan.

“Hilangkan kecurigaan itu,” kata Solihin.

Landasan penyelesaian terhadap setiap permasalahan bukanlah kecurigaan. Bukan juga atas dasar kemarahan. Geram. Dendam. Bisa jadi masalahnya sepele. Bisa diselesaikan dengan mudah. Tetapi karena kemarahan yang dikedepankan, justru hal yang mudah itu menjadi semakin rumit.

Seharusnya penyelesaian masalah didasarkan atas cinta. Dengan cinta, hal sesulit apapun akan terasa mudah diselesaikan. Solihin mengajak peserta Rakernas untuk melandasi tindakan dengan kecintaan itu. Termasuk ketika menyusun rekomendasi dalam rapat kerja, agar rekomendasi itu memiliki makna.

Catatan:

Serial ini pernah diterbitkan di fspmi.or.id. Sebuah catatan perjalanan selama mengikuti Rakernas III SPEE FSPMI di Batam dan Singapura, pada tanggal 19 ~ 22 April 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s