Untuk Para Penitip Nasib

hostumKalian selalu mengatakan, jika apa yang kami lakukan adalah sesuatu yang sia-sia. Sesuatu yang tidak layak untuk dilakukan. Tidak perlu. Karena bisa dipastikan akan berujung pada kegagalan dan menimbulkan kegalauan bagi banyak pihak.

Kalian selalu mengira, bahwa kami melakukan semua ini dengan pamrih. Hanya untuk kepentingan pribadi. Memperkaya diri. Mencari popularitas dan ingin dipuji.

Kalian selalu memiliki prasangka. Dan sayangnya, prasangka tidak baik yang kalian kedepankan. Jika pun kami memberikan penjelasan atas salah sangka kalian itu, selalu saja ada sejuta alasan bagi kalian untuk membuat pembenaran atas semua prasangka buruk itu.

Tahukah kalian, semua kalimat-kalimatmu tidak akan berpengaruh sedikitpun bagi kami. Justru sebaliknya. Kami semakin tertantang, bahwa apa yang kalian sangkakan hanyalah omong kosong. Ia justru menjadi pemantik semangat. Menjadi pegas, yang justru akan melejitkan kami pada capaian tertinggi. Meminjam kalimat dalam sebuah puisi yang pernah kami dengar: hujan badai dan panas terik, tidak akan memperluas atau mempersempit langit.

Kami sangat yakin terhadap apa yang kami inginkan. Bahwa apa yang kami cita-citakan akan tercapai. Cinta akan berbalas, dan manisnya buah perjuangan akan kami rasakan.

Itulah sebabnya, kami tidak pernah berputus asa. Kami terus melangkah, meski tertatih. Kami percayay dengan sepenuh hati, bahwa perjalanan ini akan sampai pada tempat yang dituju.

Lalu ketika semua apa yang kami perjuangkan mendapatkan hasil yang gemilang. Dan kalian ikut menikmati hasilnya, mulut kalian tidak juga berhenti membicarakan tentang kami. Kini nyatalah bagi kami: bahwa kalian adalah makhluk yang dikirim oleh Tuhan agar kami menjadi semakin kuat dan hebat.

Tetap tersenyum. Sebab berawal dari itu, banyak hal akan terlihat lebih ranum.

6 thoughts on “Untuk Para Penitip Nasib

  1. Sungguh suatu pencerahan yg sangat super ini yg dibutuhkan kawan2 seperti kami ini yg sedang dlm tahap belajar untk menimba pengetahuan dan menambah wawasan

  2. Sy sangat setuju skali,memang fakta hal tsb kami alami jg kondisinya sperti itu,ssuatu yg sudah brhasilpun mreka tdk mensukuri dri perjuangan kami,slalu mengkritik tapi bukan brsifat mensupport..trimakasi atas pencerahan ini

  3. mas Bro…bukankah dalam islam, menitipkan nasib ke sesama makhluk itu merupakan dosa besar ??….syirik malah.
    lalu bagaimana dengan menuduh orang lain berbuat dosa besar ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s