Semangat Kita

Apa yang membuatmu gelisah? Hingga sulit bagimu untuk melihat betapa cuaca di luar sedang cerah? Percayalah, tidak semua hal yang kita inginkan pasti akan kita dapatkan. Dan mungkin lebih baik begitu. Sebab, seringkali terbukti, apa yang kita inginkan belum tentu yang terbaik untuk kita miliki.

Ingatlah baik-baik, hingga usiamu yang sekarang, seberapa banyak kegagalan menghampiri? Banyak, bukan? Kecuali jika selama ini engkau tidak pernah melakukan apa-apa, sehingga dirimu bisa mengatakan tidak pernah gagal. Jika ini yang terjadi, memang engkau tidak pernah gagal. Tetapi perlu juga dicatatat, berhasil pun tidak. Maka percayalah, sesungguhnya itu adalah kegagalan yang sempurna. Kegagalan yang sudah kita dapatkan, bahkan sebelum kita sempat melakukan apa-apa.

Namun jika engkau bergerak secara dinamis, maka potensi untuk gagal juga akan semakin besar. Tetapi lihatlah, langit tidak runtuh bukan dengan semua kegagalan itu? Esok pagi mentari masih terbit, sama dengan yang kemarin. Lantas mengapa kalian berhenti dan memaki diri sendiri?

Bukankah seharusnya kegagalan semakin memberimu kesadaran, bahwa kita harus tetap bertahan. Bahwa kita masih harus terus berbenah dan memaksimalkan semua potensi, agar harapan itu tetap ada. Saya mengerti dengan kalimat bijak yang berbunyi: Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Memang seharusnya begitu. Sebab kegagalan tidak boleh membuat kita berhenti untuk terus melangkah.

Berbanggalah dengan kegagalan itu. Sebab itu menjadi pertanda bahwa Anda belum mati.Bukankah kegagalan sudah cukup menegaskan jika anda sedang melakukan sebuah upaya untuk mewujudkan cita-cita? Sebab dalam hidup ini tidak ada yang lebih membanggakan, selain mereka yang masih memiliki harapan. Ingatlah, bahwa roda kehidupan berjalan ke depan. Bukan ke belakang. Apakah ia mendekat pada harapan-harapan, atau justru menjauh tak tentu arah?

Kita lah yang menentukan. Kita lah yang memutuskan.

Sebab jika kita berhenti, sejarah kita juga berakhir sampai disini. Kita boleh merasa lelah dengan semua energi yang terkuras. Kita boleh kesal pada diri sendiri karena seringnya membuang-buang kesempatan. Tetapi satu hal, hanya satu, jangan pernah berhenti. Mungkin, kali ini, hanya belum waktunya.

Belum sampaikah kabar kepadamu, bahwa semua tokoh hebat yang pernah ada di dunia ini juga pernah gagal dalam satu ketika? Tetapi itu tidak pernah cukup untuk bisa menghentikan langkahnya….

Selamat berjuang.

Catatan Kehidupan: Kahar S. Cahyono
:: Untuk seorang kawan yang semangatnya tak pernah padam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s