Bedah Buku dan Motivasi Menulis untuk Pekerja/Buruh

Ruko Sastra Plaza
Minggu, 01 April 2012 | Jam 10.00 s/d 12.00

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Kalimat ini diucapkan oleh Pramoedya Ananta Toer, sastrawan terkemuka Indonesia yang sangat fenomenal itu. Pramoedya menulisnya saat berada di pembuangan tahanan politik di Pulau Buru.

Napoleon Bonaparte pernah berkomentar: “Aku lebih suka menghadapi seribu tentara daripada satu orang penulis”. Ya, seorang jenderal bisa mengerahkan kekuatan seribu tentara, tapi seorang penulis bisa saja menginspirasi ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu, atau bahkan jutaan orang untuk melakukan perlawanan.

Kenangan saat menjadi pembicara dalam kegiatan Dialog Publik Gerakan Buruh sekaligus launching buku dengan tema “Buruh Bergerak; Pengalaman Aliansi Serikat Buruh Serang” di Jakarta Design Centre.

Tidak berlebihan jika kemudian O Solihin menulis, saat-saat di mana kita tak memiliki tenaga untuk melawan, kita masih bisa menulis. Saat-saat di mana suara kita dibungkam, kita masih bisa menulis. Saat-saat fisik kita dipenjara, kita masih bisa menulis.

Lakukanlah perlawanan, meski dengan hanya menulis.

Lebih lanjut , O Silihin mengatakan – dalam blog-nya – menulis bukan satu-satunya cara untuk melakukan perlawanan. Tetapi, menulis bisa menjadi satu cara untuk tetap menumbuhkan semangat perlawanan. Saat kita terdesak tak punya saluran untuk menyuarakan pendapat kita, menulis menjadi media untuk menggelontorkan gagasan dan pendapat kita agar dibaca banyak orang.

* * *

Memorial Gerakan Buruh Tangerang adalah sebuah buku yang ditulis oleh Kahar S. Cahyono dengan pendekatan true story. Buku ini, disamping untuk merekam jejak juang kawan-kawan FSPMI Tangerang, juga hendak memberikan perspektif baru dalam gerakan serikat buruh. Setiap peristiwa boleh berlalu, tetapi spirit dan semangatnya tidak boleh lekang ditelan zaman.

Dalam bedah buku nanti, saya hendak berbagi tentang proses kreatif penulisan buku ini. Membedah sisi-sisi yang selama ini terabaikan, selama kita berorganisasi. Memberikan motivasi, bahwa perjuangan tidak boleh berhenti, sampai kapanpun nanti.

Dalam kesempatan yang baik ini, saya juga hendak memberikan motivasi, mengapa kita harus menulis. Sebagaimana saya singgung di awal, keterampilan menulis menjadi sangat penting kita miliki. Sebagai sebuah cara, tulisan pun bisa kita gunakan untuk melakukan perlawanan.

Dengan berkembang pesatnya media sosial seperti Facebook dan banyaknya media yang bisa digunakan untuk mempublikasikan tulisan, aktivitas menulis menjadi sesuatu yang sangat dekat dengan kita. Jika didalami, bahkan, menulis juga bisa menjadi salah satu cara untuk melakukan perlawanan.

Apalagi kita sadari, sosial media kini sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari pengguna Internet di Indonesia. Tidak terkecuali para pekerja/buruh. Lihat saja di sekitar kita, waktu terbanyak mereka di online dihabiskan untuk bercengkerama di media sosial, seperti Facebook. Berdasarkan data, tercatat, 40,5 juta akun dibuat orang Indonesia. Dan ini menempatkan Indonesia sebagai negara terbesar kedua pengguna Facebook di dunia setelah Amerika.

Melawan dengan tulisan. Mengapa tidak?

WAKTU
Minggu, 01 April 2012
Jam: 10.00 – 12.00

TEMPAT
Sekretariat FSPMI Tangerang
Ruko Sastra Plaza Blok B/36
Jatiuwung – Tangerang

PEMBICARA
Kahar S. Cahyono

Kahar S. Cahyono adalah seorang aktivis dan penulis. Dari tangannya telah terbit beberapa buku, diantaranya Memorial Gerakan Buruh Tangerang, Buruh Bergerak: Pengalaman Aliansi Buruh Serang, Bicaralah Perempuan (Antologi), dan Cerita Cinta Ibunda (Antologi). Novelnya, Cinta Sang Aktivis menjadi pemenang lomba menulis novel yang diselenggarakan sebuah penerbit di Yogyakarta. Prestasi di bidang penulisan yang pernah diraihnya antara lain Juara 1 Lomba Menulis Blog Aku Cinta Bekasi, Juara 2 Rose Heart Writing Competition, dan menjadi salah satu pemenang dalam lomba menulis esai tingkat Nasional: Helvy Tiana Rosa, Karya dan Dunianya. Komunikasi dengan Kahar bisa dilakukan melalui e-mail: kahar.mis @ gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s