Proses Pengambilan Keputusan

Entahlah, sulit untuk membedakan. Kejujuran, atau kepura-puraan? Pun aku tak sempat bertanya, tentang apa yang sesungguhnya engkau rasakan.

Ingin aku tak peduli. Tetapi tak bisa. Sebab darah yang mengalir dalam tubuhku sudah teracuni bayangan dirimu. Seperti para pecandu, terhadap apa yang dicandu.

Ini malam minggu. Dan biasanya, kita berdiskusi hingga larut. Meski tanpa arah. Meski tanpa kesimpulan. Apalagi keputusan.

Tak bisakah kau ambil keputusan?

Atau harus aku yang memutuskan?

Ach, itu pun hanya gertakan. Sebab setelah ini, seperti hari-hari kemarin, aku tak pernah benar-benar bisa merealisasikannya. Dan itu, bisa jadi, membuatmu nyaman bermain sandiwara.

”Tetapi tidak untuk kali ini!” Teriak hati kecilku

Dini hari, 29 Agustus 2010

Posted in Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s