Menjadi Belati

Tadi pagi aku menelponmu, kekasih
Sekedar mendengar suaramu
Sekedar menikmati tawamu

Dan inilah saat-saat bahagia
ketika kata menjelma nada,
bermetamorfosis dalam indahnya kepak sayap kupu-kupu
rasa di hatiku, berbunga-bunga
Ya, berbunga-bunga

Tapi itu dulu….

Sebab pagi ini
kata-katamu menjelma belati
Menikam – menyayat – mengiris – memberontak

Saat-saat dimana,
kata-kata tidak selalu mewakili perbuatan kita”

Pearland, Agustus 2010

Iklan
Dikirimkan di Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s