Pajak PJU Industri Bakal Naik

Sumber: Radar Banten, 31 Agustus 2010

SERANG – Pajak penerangan jalan umum (PJU) untuk industri di Kabupaten Serang bakal naik menjadi 7 persen dari sebelumnya 6,5 persen. Kenaikan 0,5 persen itu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Serang pada 2011 mendatang.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak Daerah DPRD Kabupaten Serang Ahmad Zaini mengatakan, rencana kenaikan pajak PJU industri ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. “Pada Pasal 95 ayat (1) undang-undang tersebut ditegaskan bahwa pemerintah daerah diberi kesempatan memungut pajak PJU hingga 10 persen. Kita ambil yang sedang saja 7 persen,” ujar Zaini, Senin (30/8). Baca lebih lanjut

Iklan

Check Off System (COS)

Yang dimaksud dengan Check Off System adalah cara pembayaran iuran organisasi dari para anggota kepada Serikat Pekerja dengan jalan mengutip sebagian upah pekerja (misalnya sebesar 1% dari upah) melalui pengusaha untuk selanjutnya diberikan kepada organisasi Serikat Pekerja. Lantas, bagaimana serikat pekerja bisa mengelola keuangan itu secara transparan dan akuntabel?

Mudah-mudahan tulisan sederhana ini bisa membantu. Baca lebih lanjut

Administrasi Serikat Pekerja

Kurang lebih 8 (delapan) tahun saya tergabung dalam organisasi Serikat Pekerja. Bukan rentang waktu yang sebentar, namun juga tidak terlampau lama. Tetapi, satu hal yang pasti, dalam rentang waktu itu banyak hal yang saya alami. Banyak pelajaran yang saya dapatkan.

Salah satu pelajaran berharga tersebut adalah mengikuti berbagai pelatihan, seminar, lokakarya, atau apapun itu namanya. Inilah yang kemudian menginspirasi saya, untuk menuliskan berbagai materi yang saya dapatkan dalam blog pribadi ini. Saya berharap, kelak ini akan menjadi semacam data base, yang bisa dimanfaatkan untuk setiap orang untuk menambah khasanah pengetahuan. Baca lebih lanjut

Tabungan Setahun untuk Mudik Sehari

Sumber: Radar Banten 29 Agustus 2010

Persiapan mudik sangat luar biasa. Tidak hanya sebulan dua bulan tapi berbulan-bulan. Bahkan beberapa perantau, banyak yang mulai memikirkan untuk bekal mudik selanjutnya sepulang dari mudik yang dilakoni beberapa hari lalu.

Namun beberapa perantau lebih memilih tidak mudik daripada harus mencari pinjaman ke sana kemari. Inilah fenomena mudik, yang unik, dan membudaya di masyarakat Indonesia. Baca lebih lanjut

Proses Pengambilan Keputusan

Entahlah, sulit untuk membedakan. Kejujuran, atau kepura-puraan? Pun aku tak sempat bertanya, tentang apa yang sesungguhnya engkau rasakan.

Ingin aku tak peduli. Tetapi tak bisa. Sebab darah yang mengalir dalam tubuhku sudah teracuni bayangan dirimu. Seperti para pecandu, terhadap apa yang dicandu.

Ini malam minggu. Dan biasanya, kita berdiskusi hingga larut. Meski tanpa arah. Meski tanpa kesimpulan. Apalagi keputusan.

Tak bisakah kau ambil keputusan?

Atau harus aku yang memutuskan?

Ach, itu pun hanya gertakan. Sebab setelah ini, seperti hari-hari kemarin, aku tak pernah benar-benar bisa merealisasikannya. Dan itu, bisa jadi, membuatmu nyaman bermain sandiwara.

”Tetapi tidak untuk kali ini!” Teriak hati kecilku

Dini hari, 29 Agustus 2010

Pemkab Serang Kelola Dana CSR

Sumber: Facebook Banten

Belakangan hari ini Pemerintah Kabupaten Serang sibuk dengan pembentukan Tim yang bertugas untuk mengumpulkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), bahkan Ketua dan beberapa anggota DPRD juga ramai menyatakan sikap dan mendapat untuk segera dibuat Peraturan Daerah tentang CSR tersebut, seperti diberitakan koran-koran lokal.

Inisiasi Pemerintah Kabupaten Serang untuk menggali potensi dana lain dari luar sektor pemerintah (APBD), adalah inisiasi yang harus kita acungi jempol. Tetapi kalau inisiasi tersebut mengarah pada pengumpulan dana CSR, apalagi oleh TIM yang semua anggotanya adalah aparat pemerintah. Maka kita pantas menanyakan banyak hal atas inisiasi Pemerintah Kabupaten Serang tersebut. Baca lebih lanjut

Wakil Gubernur Terjebak Macet di Jalur Industri

Sumber: Radar Banten; 10 Agustus 2010

KIBIN – Wakil Gubernur Banten HM Masduki terjebak macet selama lebih kurang satu jam di jalur kawasan industri di Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Senin (9/8) sekira pukul 06.00 WIB. Mobil dinas bernomor polisi A 5 yang ditumpangi Wagub tidak bisa bergerak meski dipandu kendaraan patroli dan pengawalan (patwal).

Pantauan Radar Banten, antrean panjang terjadi sejak terowongan Kibin hingga Pasar Kibin atau sekira 200 meter sebelum PT Nikomas Gemilang. Ribuan motor dari arah timur dan barat sama-sama merangsek ke depan akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa bergerak. Kondisi ini makin parah ketika beberapa truk besar dan angkutan umum yang datang dari arah berlawanan melintasi jalan tersebut. Baca lebih lanjut