Bimbang

Pas kemarin membaca sebuah tulisan di konsultankarir.com yang berjudul Karirku, Rollercoasterku, saya terperangah. Tulisan itu tidak saja memberikan pencerahan kepada saya, tetapi juga menyindir. Seperti hendak meledek.

Sejak lama, obsesi saya adalah menjadi entrepreneur. Bukannya saya tidak bersyukur dengan pekerjaan yang saat ini saya jalani. Namun, saya merasa, menjadi karyawan justru membuat saya berjalan di tempat. Waktu berjalan sangat lambat. Saya memimpikan sesuatu yang lebih besar, dan itu membutuhkan kerja besar. Menjadi karyawan seperti menaiki rollercoaster, yang terkesan mudah karena ada seorang di ruang kendali yang mengatur dan menekan semua tombol. Pendak kata, saya memimpikan menjadi seseorang yang berada di dalam ruang kendali.

Beberapa kali saya mengutarakan niat ini ke beberapa kawan. Meskipun, sesering itu pula saya tidak berani mengambil keputusan itu. Mengatakan: “Oke, saya mengundurkan diri dari perusahaan dan ingin memulai bisnis baru.”

Betapapun, tulisan di konsultankarir.com itu membuat saya kembali terusik. Sudah tibakah saatnya bagi saya? Ach, hingga detik ini pun, saya tidak kunjung mendapatkan ketetapan hati. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Berikut ini adalah tulisan yang menggugah itu. Secara singkat, saat menaiki rollercoaster itu:

■ Mudah. Ada seorang di ruang kendali yang mengatur dan menekan semua tombol. Ia melakukan semua tugas itu hingga detil, percayalah, sebagian besar sangat terlatih. Anda hanya perlu mengatur kaki dan punggung untuk menikmati perjalanan ini.

■ Seseorang membuatkan semua keputusan untuk Anda. Ia yang akan menekan tombol untuk berhenti, atau mungkin memberikan bonus satu putaran lagi. Hmm.. beberapa mungkin tidak menguntungkan Anda

■ Ketika Anda mulai merasa tidak aman dengan arah rollercoaster, mungkin terasa terlalu miring ke kiri. Tak ada yang bisa Anda lakukan, tetap di posisi dengan pengaman kokoh melintang di pangkuan atau …. terlempar dan jatuh.

■ Ketika dunia di sekitar berubah cepat dan drastis, seperti antrean panjang untuk menaiki rollercoaster tiba-tiba menghilang. Anda tidak bisa melakukan banyak hal, tetap melaju di atasnya.

■ Ketika Anda menyaksikan teman dan kolega beranjak ke permainan lebih menyenangkan (situasi lebih baik). Anda tiba-tiba menyadari, Anda tidak tahu cara menghentikan laju rollercoaster ini!

■ Ketika proses, sistem, seluruh ekosistem berjatuhan di sekitar Anda. Tidak Ada yang Bisa Anda Lakukan.
Rollercoaster tidak pernah benar-benar pergi ke mana-mana. Bergerak naik dan turun, ke kiri dan ke kanan, namun di akhir perjalanan, Anda kembali di tempat Anda mulai. Apakah Anda menginginkan pekerjaan Anda seperti itu? Karir Anda? Hidup Anda? .. sepertinya tidak..

Mari kita lihat pilihan lain..

Kini, mulailah dengan memilih mobil favorit atau impian Anda. Tak perlu diucapkan keras-keras, bisa jadi rekan di samping Anda justru akan menawarkan kredit mobil, hehehe… Oke, kita mulai…, pastikan jemari Anda sendiri yang di atas kemudi, bukan orang lain.

Perjalanan ini:

■ Menakutkan. Tak ada peta, Anda yang merencanakan dan menentukan perjalanan di depan.

■ Ada puncak dan lembah. Anda akan penuh energi saat dalam perjalanan menyenangkan dan kelelahan saat perjalanan buruk. Hmm…, namun sekarang, Anda dapat mengubah permainan.

■ Jika Anda melihat sistem lain, orang lain, atau perubahan dalam proses, Anda bisa menilai yang terjadi dan memodifikasi perjalanan

■ Anda pembuat semua keputusan. Anda mungkin mendapatkan masukan untuk menimbang tiap alternatif, namun pada akhirnya semua terserah Anda

■ Anda ingin ke kiri? Arahkan kemudi ke kiri. Ingin ke kanan? Ke kanan-lah. Anda pemegang kendali setiap saat

■ Anda yang memutuskan ingin bekerja dengan siapa dan tidak ingin bekerja dengan siapa – bukan orang lain. Ini mungkin menyenangkan atau mengerikan, bahkan bisa jadi terasa keduanya di saat yang sama.

■ Andalah jaring pengaman diri sendiri. Meraih tangan Anda sendiri saat terjatuh (atau gagal), namun Anda bangun sendiri dan memulai lagi. Suatu pengalaman dan pembelajaran berharga, bukan kesalahan atau kegagalan.

Mana yang Anda inginkan? Mulailah membuat keputusan. Pekerjaan Anda, karir, dan hidup, tergantung di sana. (sumber: http://www.richgee.com/2010/05/the-world-is-changing/)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s