Kisah Cinta Manusia Setengah Malaikat

Judul Buku : Hush, Hush
Penulis : Becca Fitzpatrick
Kategori : Novel
ISBN : 978-602-8224-65-9
Ukuran : 14×21 cm
Halaman : 488 halaman
Penerbit : Ufuk Press

Cinta, menjadi tema menarik yang tak akan pernah habis digali. Dikemas dalam lirik lagu, menjadi syair dalam puisi, cerpen, hingga novel, ia tetap memiliki kekuatannya sendiri. Memiliki pesona, tidak hanya untuk kawula muda, namun juga yang tua.

Itulah sebabnya, sebuah novel yang mengangkat kisah cinta, harus dipastikan memiliki keuanggulan dibandingkan dengan karya sejenisnya. Novel yang biasa-biasa saja, sudah pasti tidak akan bertahan lama. Bahkan dengan cepat akan dilupakan orang.

Adalah Becca Fitzpatrick, seorang penulis yang mampu menyajikan terobosan baru dalam karya fantasi remaja. Jangan pernah membayangkan jalinan kisah kasih dalam novel ini akan setara dengan novel-novel remaja pada umumnya. Novel bersampul manusia bersayap patah yang sedang terjatuh ini jauh lebih menarik. Menarik, karena disini Becca sanga lihai dalam ’penokohan’ sosok Patch Cipriano, sebagai salah satu anggota ras Nephilim. Makhluk yang lahir dari hubungan Fallen Angel (malaikat pembangkang) dan manusia. Ras Nephillim memiliki berbagai kemampuan lebih, yaitu psikometri, telepati, legilimency, memanipulasi pikiran, dan menciptakan ilusi. Kemampuan supranatural lainnya adalah mereka bisa bergerak menembus dimensi.

Tentang kemampuan ras Nephil yang mampu bergerak menembus dimensi, ada cerita yang cukup menggemaskan, dan sedikit nakal. Satu ketika, Patch menyusup dalam kamar mandi Nora yang dikunci (gedubrak, apa maunya si Patch mengintip orang mandi?). Kebayang bukan, bagaimana serunya mengikuti kisah ini dengan tokoh misterius sehebat Patch?

Tidak hanya itu, masih banyak kejadian misterius dan menyeramkan terjadi sejak perkenalan Nora dengan Patch. Sekedar menyebut salah satu contoh, ketika Nora hendak pulang kerumah, tiba-tiba ada seseorang yang melompat didepan mobilnya sehingga membuat Nora terkejut dan mengalami kecelakaan. Saat Nora memanggil bantuan, tiba-tiba mobil yang sebelumnya rusak berat mendadak tampak mulus seperti semula.

* * *

Meskipun Patch adalah tokoh kunci dalam novel setebal 488 halaman ini, namun Nora Grey yang menjadi tokoh utama. Nora adalah gadis cantik, baik, cerdas dan rajin. Ayahnya mati dibunuh. Dan ingatan akan hal itu selalu menggelayuti hari-harinya. Sementara ibunya sibuk bekerja keras untuk membiayai sekolah Nora.

Barangkali karena latar belakang itulah, membuat Nora Grey tidak pernah berfikir untuk jatuh cinta. Berbeda dengan teman-teman sebayanya, Nora lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah. Dia tinggal di daerah terpencil di Coldwater, sebuah kota yang lembab, berkabut, dan sering turun hujan.

Temannya Vee, seorang gadis periang, berpenampilan seksi dan suka bercanda yang dianggap sebagai teman dekatnya. Si Vee ini, tak jarang menyodorkan cowok-cowok kepada Nora. Hanya, memang, ia masih tetap pada pendiriannya. Tertarik pada seorang cowok tidak ada dalam kamus hidupnya.

Hingga suatu hari, dosen di kampusnya memaksa Nora dan Patch duduk sebangku dalam kelas biologi. Nora yang memiliki keunggulan dibidang biologi diminta dosennya untuk menjadi mentor bagi Patch yang dianggap bodoh pada pelajaran tersebut. Dengan begitu mereka bisa saling membantu sehingga tidak timbul kecemburuan intelektual.

Pelajaran biologi menjadi begitu menegangkan ketika Nora dan Patch ditugaskan untuk saling mengenal dengan cara saling bertanya mengenai hal-hal yang bersifat pribadi. Sementara itu, pria ganteng, seksi dan senang berbaju hitam tersebut diam-diam sebenarnya sudah memiliki penilaian tertentu terhadap Nora. Awalnya Nora berusaha menjauhi Patch yang sering menggodanya, tetapi disisi lain ia tidak bisa membohongi perasaannya. Api cinta perlahan-lahan terlanjur tumbuh diantara keduanya sehingga mereka pun menjadi sepasang kekasih.

Dari api cinta yang perlahan mulai membesar inilah, banyak kejadian tak terduga mengiringi kisah romantisme mereka berdua. Hingga akhirnya, Nora menemukan dirinya berada di tengah pertempuran yang telah berjalan berabad-abad antara malaikat yang dilempar ke bumi dengan Nephil—makhluk separuh manusia, separuh malaikat.

Anda harus membaca buku ini sendiri, untuk mengetahui berbagai kejutan dan akhir dari kisah kasih yang terjalin antara Nora dan Patch. (*)

Iklan

6 pemikiran pada “Kisah Cinta Manusia Setengah Malaikat

  1. Resensi yang memikat. Membaca resensinya saja, seperti membaca cerpen tersendiri. Apalagi dituturkan secara detail. Salam kenal, mas….

  2. Hehe, melihat gambar sampul bukunya membuat saya jatuh cinta. Apalagi ketika membaca resensinya? Cinta memang datang dari mana saja, dan terkadang dalam momentum yang tak terduga. Enak juga ya jadi manusia serba bisa seperti si Patch?

  3. Terima kasih teman-teman. Menulis resensi ini adalah tantangan tersendiri buat saya, karena memang, novelnya sendiri ditulis dengan sangat baik. Sehingga saya harus sangat hati-hati, agar tidak mengurangi kualitas buku yang ditulis oleh Becca Fitzpatrick ini.

  4. Mas Kahar kemarin baru menang lomba resensi yang diselenggarakan Leutika Publisher ya? Semoga kali ini menang lagi mas, jangan lupa nraktir saya….

  5. ceritanya menarik, awalnya saya hanya melihat bahwa sampulnya menarik tapi setelah membaca resensi yang ada dibelakang buku saya langsung tertarik dan membelinya.
    kisahnya benar2 sempurna untuk seorang patch.
    saya benar2 menyukai dan jatuh cinta dengan buku ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s