PALING DICARI: Rela Ditiduri, Berhubungan Seks, Telanjang, dan Bugil

Apa yang paling sering dilihat orang saat berada di depan komputer yang tersambung dengan internet? Pertanyaan ini sering bergelayut di kepala saya. Apalagi, sejak menekuni dunia blogger, beberapa bulan terakhir ini.

Untuk menjawab hal itu, saya biasa membantau Tulisan Teratas dari seputar WordPress.com, di dasbor saya. Hasilnya, sangat menakjubkan. Dari hari ke hari, tulisan-tulisan yang mengandung kata-kata erotis dan menggairahkan hampir selalu menempati peringkat pertama.

Kamis 18 Maret 2010 pukul 13.00, misalnya, tulisan teratas ditempati sebuah judul Suami Ga Bisa Ereksi, Istri Dipaksa Berhubungan Seks dengan 50 Pria. Masih bernada sama, kita juga akan mendapati tulisan: Rela Ditiduri Kapolsek Asal Ibu Bisa Bebas, AKP Sofyan Siap Gugat Balik (urutan 3) dan Full Body Scanner..Banyak Orang Telanjang Bugil di O`Hare Airport (uruta 5). Memang, ada beberapa tulisan lain yang berada dalam tulisan teratas wordpress.com, namun itu saja sudah membuktikan bahwa penggunaan kata kunci yang seperti berhubungan seks, ereksi, rela ditiduri, telanjang, bugil adalah yang paling banyak dicari.

Saya sepakat, bahwa seorang blogger harus menerapkan strategi jitu untuk memperebutkan tempat teratas di google. Untuk mendapatkan daya tarik semaksimal mungkin, sehingga akan semakin banyak yang berkunjung ke blog kita. Pertanyannya kemudian, apakah itu harus dilakukan dengan mengobral kata-kata seperti: berhubungan seks, ereksi, telanjang, bugil, dan sebagainya dalam setiap postingannya?

Apalagi, berdasarkan sebuah penelitian, pengunjung blog kita berasal dari search enggine dengan menggunakan kata kunci. Dinilah kemudian, penggunaan kata kunci menemukan urgensinya.

Namun, mengeksploitasi kata-kata murahan seperti seks, ereksi, telanjang, bugil, diperkosa, bersetubuh, dan sebagainya, saya kira juga bukanlah cara yang tepat untuk menjadikan dunia blogger semakin bermartabat. Caranya? Barangkali kita bisa menggunakan jurus yang diajarkan Romi Satria Wahono berikut ini:

• Insight Bloggingg: Membagi ide orisinil, pemikiran yang mendalam, trend dan komentar tentang suatu topik. Termasuk gaya ngeblog yang paling sulit dilakukan. Boleh memposting lebih dari lima kali sepekan dan tingkat popularitasnya juga tinggi (4). Meskipun harus dipahami bahwa tingkat kesulitannya adalah sangat tinggi (sulit).

• Ambition Blogging:
Tujuan posting untuk mencapai suatu ambisi dan cita-cita yang diinginkan. Biasanya posting ditujukan untuk para pembuat keputusan. Karena tingkat kesulitan menulisnya relatif rendah dan demikian juga dengan popularitasnya, maka sebaiknya tidak memposting lebih dari satu artikel per pekan.

• PiggyBack Blogging: Posting tentang suatu topik yang sedang populer dan ramai ditampilkan di media massa. Bentuknya bisa opini, kajian analisa, dsb. Dengan tingkat kesulitan sedang dan popularitas yang lumayan (3), maka berburu posting seperti ini mungkin pilihan yang menarik bagi blogger yang tulisannya sedikit dikomentari orang

• Life Blogging:
Disebut juga dengan reality blogging. Posting tentang cerita nyata yang terjadi pada kehidupan kita sehari-hari. Relatif mudah dilakukan, meskipun popularitasnya sedang (2). Jumlah postingan dengan gaya ini boleh lebih dari lima kali sepekan.

• Brand Blogging: Posting tentang atribut positif dari suatu brand, personal atau produk (inside look). Bisa juga berupa asosiasi individu dengan suatu brand baik sifatnya official atau unofficial. Harus hati-hati disikapi, meskipun tampak menggoda, dan boleh dilakukan lebih dari lima kali sepekan, tapi popularitasnya relatif rendah (2)

• Detractor Blogging:
Posting tentang rasa tidak suka, komplen terhadap suatu layanan, produk atau brand. Biasanya karena blogger mendapatkan pengalaman buruk ketika menggunakan layanan, produk dan brand tersebut. Meskipun tingkat popularitas lumayan tinggi (3), tapi harap diingat untuk tidak melakukan posting dengan gaya ini sepekan lebih dari satu kali. Saya sendiri hanya pernah melakukan empat kali posting dalam kehidupan blogging saya. Terlalu vulgar melakukan detractor blogging akan membuat kita berhadapan dengan pasal 27 UU ITE

• Annoucement Blogging: Posting berupa suatu berita, pengumuman atau isu besar yang tidak diketahui umum sebelumnya. Efek maksimum akan diperoleh apabila kita menjadi penyebar berita yang pertama tentang isu tersebut. Meskipun termasuk posting yang sangat sulit khususnya mendapatkan timingnya, tapi termasuk yang kadang harus kita kejar karena tingkat popularitasnya yang aduhai banget (5)

• Link Blogging: Posting berupa koleksi link situs, blog atau konten lain yang dibutuhkan oleh pembaca. Apabila kita berhasil menyajikan link yang sangat dibutuhkan oleh pembaca kita, maka url posting kita ini akan dibookmark dan disimpan oleh pembaca kita. Kesulitannya lumayan, tapi popularitasnya relatif tinggi

• Video Blogging: Posting berupa video orisinil yang dibuat sendiri. Bisa juga dengan meletakkan video di YouTube, dibuatkan linknya di posting blog kita dan kita beri komentar dan analisa yang menarik. Popularitas tergantung dari kualitas video dan komentar yang kita sampaikan.

• Photo Blogging:
Posting yang utamanya berisi hasil jepretan foto. Foto biasanya berbentuk seri yang kita ambil langsung dari kamera kita. Bisa diberi tambahan komentar di posting ataupun hanya foto saja. Tingkat kesulitan lebih rendah daripada Video Blogging, tapi popularitasnya relatif sama. Cocok untuk menambal kebosanan pembaca kita yang sudah terbiasa membaca artikel yang berbentuk text di blog kita.

• Review Blogging: Opini dan review yang jujur dari kita mengenai suatu produk atau layanan. Bisa karena adanya permintaan, bayaran, atau inisiatif kita pribadi. Posting yang relatif mudah dilakukan, tapi popularitasnya lumayan. Termasuk posting yang harus sering kita kejar

• Evangelist Blogging: Tujuan untuk menginspirasi orang lain supaya percaya terhadap sesuatu yang kita percayai. Sesuatu itu bisa berupa masalah sosial, organisasi, produk atau individu yang kita percayai. Akan lebih dahsyat lagi apabila inspirasi dan ajakan dilandasi kajian yang semi ilmiah

• List Blogging: Posting berupa rangking 10 besar (top ten) atau semacamnya tentang suatu hal. Posting biasanya akan di bookmark dan disebarluaskan oleh pembaca blog kita. Dengan kesulitan sedang dan maksimal posting boleh lebih dari lima kali per pekan, termasuk yang mungkin harus sering kita buat. Apalagi kalau melihat tingkat popularitasnya yang tinggi (5). Bisa dimulai dengan merangking sesuatu yang sederhana dan parameter penilaian yang mudah.

• Survey Blogging: Posting berupa survey yang kita harapkan dijawab oleh pembaca blog kita. Survey bisa menggunakan plugin polling atau kita minta pembaca langsung menjawab di kolom komentar blog kita. Popularitasnya tinggi (4) dan mungkin relatif mudah kita lakukan bila kita menggunakan plugin polling. Bisa dimulai dengan membuat survey sederhana tentang aktifitas kita, buku yang kita baca, rumah yang ideal atau sesuatu yang sedang trend di masyarakat.

• Repost Blogging: Mengambil tulisan atau posting dari blog atau situs lain dan memposting di blog kita. Biasanya dengan diberi komentar tambahan atau hanya copas habis-habisan. Termasuk yang selalu saya hindari dalam ngeblog dan memang sebaiknya tidak kita lakukan karena akan menurunkan brand blog kita.

• Guest Blogging: Menulis artikel yang dipublish pada blog atau situs lain yang bukan milik kita. Biasanya karena kita bergabung ke sebuah komunitas atau kita tidak punya sarana untuk ngeblog.

• Interview Blogging: Posting berupa hasil interview terhadap seseorang. Dipublish dalam bentuk text (transkrip), audio, atau video. Relatif sulit, tapi biasanya popularitasnya cukup tinggi. Boleh dilakukan lebih dari lima kali sepekan.

• Event Blogging: Posting berupa kesan, opini dan pemikiran tentang suatu event (seminar, conference, konser, etc) yang kita ikuti ataupun tidak. Popularitasnya tinggi bila banyak pembaca kita yang berhubungan dengan event yang kita postingkan

• Live Blogging: Posting apa yang saat ini sedang terjadi secara realtime. Biasanya blogger menggunakan peralatan mobile dan pembaca mengikuti melalui RSS (sindikasi). Beberapa blogger sekarang menggunakan facebook dan twitter untuk live blogging. Termasuk yang popularitasnya tinggi, tapi harus hati-hati dalam editing artikel karena tingkat kesalahan menulis pada live blogging cukup tinggi (terbatasnya waktu).

Classified Blogging: Adanya kebutuhan terhadap suatu produk atau layanan. Posting berupa pembukaan lowongan atau pernyataan pencarian suatu produk atau layanan yang kita inginkan untuk dibeli atau dijual. Mudah sekali dilakukan dan sebaiknya tidak sering kita lakukan

Iklan
Dikirimkan di Tak Berkategori

7 pemikiran pada “PALING DICARI: Rela Ditiduri, Berhubungan Seks, Telanjang, dan Bugil

  1. yupz, buener banget,.. Di blogku juga sering banyak orang yg kesasar karena judul postinganku ada yg nyentrik, xixixiiii…
    kasihan banget mereka, hehehe…

  2. Betapapun sebuah kreatifias itu penting. Blogger itu, pada dasarnya tidak dibatasi oleh aturan-aturan baku. Saya kira penting untuk merumuskan semacam kode etik bagi blogger…

  3. Sudah jelas maksud dan tujuannya adalah untuk menarik pengunjung yang banyak ke dalam suatu blog. Sehingga tentunya diperlukan kreatifitas, seperti juga dalam pemilihan judul postingan ini. Betul ndak? Maaf kalo keliru! 🙂

    1. Setuju, mas. Dalam dunia tulis menulis, memang kreatifitas menjadi penting. Beratus tulisan di posting setiap hari, oleh karenanya perlu sebuah strategi agar blog kita penuh dengan pengunjung. Saya sendiri sedang mencari desain (ciri khas). Pun, saya tidak menolak pernyataan sampeyan. Buktinya, judul ini sekarang menjadi tulisan paling populer di blog saya, hehe….

      Salam
      Kahar S. Cahyono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s