Tak Kukira, Ternyata Pasar Legi Memiliki Nilai Sejarah Tinggi

Di majalah Arsitek, majalah siswa SMKN 1 Blitar, kami pernah mebuat sebuah rubrik bernama “angket”. Seperti namanya, rubrik ini berisi artikel tentang hasil angket yang disebarkan oleh tim redaksi. Respondennya, yang pasti adalah siswa-siswi SMU/SMK/MA se-Kabupaten Blitar.

Seperti biasa, proses yang paling seru adalah masa-masa penyebaran angket. Kami biasa mendatangi tempat-tempat yang sering digunakan pelajar untuk berkumpul. Misalnya terminal, alun-alun, Kebon Rojo, dan di depan Pasar Legi. Sebab, memang, pada jam-jam tertentu banyak sekali pelajar kota Patria yang berkumpul di Pasar Legi untuk menunggu angkot.

Sambil menunggu mobil, angket saya sodorkan. Banyak yang merespon dan memberikan tanggapan. Meskipun, ada juga yang tidak bersedia.

Ach, membayangkan masa-masa itu, saya seperti diseret pada medio sepuluh tahunan yang lalu. Kerinduan itu seringkali meredam dendam. Menjelma dalam sebuah harap, agar buah hati saya, Fadlan dan Haya, bisa mengoptimalkan masa mudanya. Melangkah tegap, dalam gegap gempita Autoblackthrough goes to campus dan Blackinnovationawards goes to campus.

Sekian tahun kemudian, saya baru tahu, kalau Pasar Legi – tempat saya menyebarkan angket dulu – merupakan hasil dari pembangunan sarana baru melainkan hasil revitalisasi pasar yang telah lama ada. Pasar lama dibangun pada tahun 1911, mengalami pembenahan beberapa kali, pada tahun 1977 dan 1999.

Hingga sampai kondisi pada tahun 2003 sudah tidak memadai lagi, maka dilakukanlah Revitalisasi ini. Revitalisasi fungsi bukan terbatas pada fungsi pelayanan perdagangan eceran untuk masyarakat kota Blitar saja, melainkan kombinasi perdagangan eceran, perdagangan grosir, serta perdagangan antar daerah yang melayani wilayah yang lebih luas di sekitar Blitar.

Perannya menjadi transisional, dari pasar tradisional menuju pasar modern. Hingga pada akhir bulan Juni 2004 bersama sama dengan tiga proyek lain yaitu Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Stadion Patria serta Pusat Informasi pariwisata dan Perdagangan, pasar legi diresmikan. Lokasi Pasar Legi terletak di Jl Mawar, kota Blitar, di dalam wilayah Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s