Pesona Sungai Musi

Bumi Sriwijaya selalu terkenang oleh saya. Bukan semata-mata istri saya berasal dari sana, namun juga, karena di Pelembang saya memiliki banyak cerita. Tempat wisata, juga makanan khasnya. Siapa yang tidak kenal empek-empek? Ini hanya salah satu, sebab diluar itu kita juga bisa menikmati panganan khas lain yang tak kalah lezat. Kerupuk kemplang, tekwan, pindang, celimpungan, bolu kojo, hingga kue delapan jam.

Oleh karenanya, selain berburu panganan, setiap kali mudik ke Palembang saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bertamasya. Tempat favorit saya berlibur adalah Plaza Benteng Kuto Besak. Selain karena lokasinya tidak terlalu jauh dengan rumah mertua di Sei Gerong, Plaju, dari sana saya bisa menikmati pesona Jembatan Ampera. Kalau akan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah seperti Masjid Agung Palembang, Museum Sultan Mahmud Badarudin II, Kantor Ledeng , dan Monumen Pancasila tidak begitu jauh. Ibaratnya, sekali jalan, banyak obyek wisata bisa kami kunjungi. Baca lebih lanjut

5 (Lima) Alasan Mengapa Blog Ini Layak Memenangkan Djarum Black Blog Competition

Tidak mudah untuk memenangkan Djarum Black Blog Competition Vol. 2 ini. Akan sangat sulit, sebab ada ratusan blog yang didaftarkan dalam kompetisi menulis oleh blogger yang diselenggarakan Djarum Black ini. Semuanya memiliki kelebihannya sendiri-sendiri. Pun, tidak sedikit blogger yang memiliki karakter kuat dalam setiap postingannya. Setidaknya ada 5 alasan, mengapa blog ini layak menjadi juara. Antara lain; Menebarkan semangat dan optimisme, Setiap Tulisan Dikemas Secara Berbeda dan Mencerahkan, Berperan Serta Mengenalkan Potensi Unggulan Daerah, Peduli Pada Isu-isu Sosial yang Berkembang di Masyarakat, dan menuliskan tema Djarum Black Dalam sebuah Cerpen. Baca lebih lanjut

Nasib Buruh di Banten: “Yang Terjepit Jatah Preman dan Jawara”

Judul di atas, saya kutip sama persis dengan salah satu tulisan yang terdapat di buku ”Hujan Batu Buruh Kita”. Buku ini merupakan kompilasi karya-karya terpilih dalam Anugerah Karya Jurnalistik Terbaik untuk Peliputan Isu Perburuhan 2009 yagn diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Indonesia bekerjasama dengan American Center for International Labor Solidarity (ACILS), International Labour Organization (ILO) dan Friedric-Ebert-Stifung (FES).

Lantas, apa hubungan judul tulisan dengan postingan saya kali ini? Tidak ada. Hanya saja, hasil liputan wartawan Kompas, Wisnu Nugroho dan Ahmad Arif, yang pernah diterbitkan Kompas pada hari Rabu, 7 Oktober 2009 itu menarik untuk kita diskusikan. Baca lebih lanjut