TAMPIL DI PODIUM JUARA: Sumpah Harus Bisa!

Lomba Menulis Kisah Kasih Ibu usai sudah. Senyum merekah bagi mereka yang menjadi juara. Ini memang layak mereka dapatkan, sebab perjuangannya selama ini telah menemukan momentumnya.

Setelah menyeleksi dan memilih 500 naskah lebih dari berbagai negara, akhirnya 10 pemenang Lomba Kisah Kasih Ibu –kerjasama Word Smart Center dengan Penerbit Mizan– diumumkan pada tanggal 10 Januari 2009. Nama-nama para pemenang, sebagai hasil dari penyaringan Tim Seleksi dan penilaian Tim Juri adalah sebagai berikut:

JUARA UTAMA

1. “Ada Hati Mama dan Bunda” oleh Atika Luthfiyyah (Bogor)
2. “Aku Akan Kembali, Ibu” oleh Darul Istianah Mamnuri (Cairo)
3. “Cap Jempol Warna Biru” oleh Amaltia Gunawan (Yogyakarta)

JUARA HARAPAN

1. “Samudera Kasih Tak Bertepi Bernama Ibu” oleh Nursalam AR (Jakarta)
2. “Cinta dan Daya Bunda” oleh Saptorini (Sukoharjo, Jawa Tengah)
3. “Bunda, Mata Air yang Tak Berhenti Pernah Mengalir” oleh Yudi Kurniawan (Yogyakarta)

JUARA HIBURAN

1. “Bu, Terdengarkan Doa Walau dalam Diam?” oleh Citra Septianingtyas, S. Ik. (Jakarta)
2. “Bukan Sebatas Mimpi” oleh Ifa Avianty Munir (Depok)
3. “Dunia Orang-Orang yang Dikaruniai Lupa” oleh Imelda Bachtiar Saputra (Depok)
4. “Memoar Awal Juli” oleh Silmina Ulfah (Jakarta)

Saya memang bukan bagian dari yang menjadi juara. Namun begitu, lomba ini memberikan pelajaran berharga. Betapa tidak, bersaing dengan 500 naskah lebih untuk kemudian dipilih 10 naskah terbaik, benar-benar membutuhkan mahakarya yang “nyaris” sempurna. Bukan sekedar naskah asal jadi.

Saat ini saya sedang mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan Djarum Black. Sama seperti lomba di atas, dalam lomba bertajuk Djarum Black Blog Competition kali ini saya mentargetkan menyabet gelar juara pertama. Jujur saja, saya membutuhkan laptop untuk meningkatkan produktivitas menulis. Karena tidak memiliki uang, lomba ini adalah peluang terbaik yang bisa saya manfaatkan.

Dengan “kesegaran” Djarum Black Menthol, saya semakin termotivasi untuk berpartisipasi dalam Djarum Black Blog Competition Vol. 2. Kegagalan dalam Lomba Kisah Kasih Ibu justru merupakan isyarat, bahwa saya harus meningkatkan kualitas tulisan saya.

Sumpah harus bisa!

Gambar diambil dari sini

Posted in Tak Berkategori

One thought on “TAMPIL DI PODIUM JUARA: Sumpah Harus Bisa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s