Hingga hari ini, FSPMI tidak pernah berhenti bergerak. Banyak hal sudah dilakukan. Beragam keberhasilan ditorehkan. Setidaknya, di tengah maraknya penggunaan buruh kontrak dan outsourcing seperti sekarang ini, FSPMI hadir memberikan harapan baru akan perubahan. Satu hal yang harus disadari, FSPMI tetaplah FSPMI, yang tidak mampu menyulap angsa berinduk kuda. FSPMI tetaplah FSPMI, yang tidak mampu [...]
Arsip untuk ‘Resensi’ Kategori
Diary Anggota FSPMI
Posted: 1 Juni 2012 in ResensiTag:bangkrut, halaman ini, pemutusan hubungan kerja, prasasti, serikat pekerja, tidak akan
Saat ini saya tengah menyelesaikan penulisan buku berjudul: “Jejak Langkah Sang Aktivis; Sebuah Memorial Perjuangan Garda Metal Tangerang.” Sulit untuk dipungkiri, bahwa Garda Metal adalah sebuah fenomena dalam gerakan organisasi FSPMI pada khususnya, dan buruh Indonesia pada umunya. Didalamnya terangkai beragam kisah perjalanan anak manusia, yang terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja. Jika saya menyebut [...]
Virtual Meeting: Langkah Cerdas Membangun Gerakan
Posted: 7 Agustus 2011 in Catatan kehidupan, Ketenagakerjaan, ResensiSabtu malam, 6 Agustus 2011 kemarin, saya kira menjadi hari yang istimewa. Ini adalah untuk pertamakalinya, Serikat Pekerja Aneka Industri – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPAI-FSPMI) melakukan – apa yang disebut Ketua Umum SPAI Obon Tabroni sebagai – Virtual Meeting berbasis facebook. Ini bukan hal yang baru, sebenarnya. Tetapi kali ini, dilakukan secara lebih [...]
Judul : Cinta Sang Aktivis Penulis : Kahar S. Cahyono ISBN : 978-602-9079-41-8 Terbit : Maret 2011 Tebal : 174 halaman Harga : Rp. 39.000,00 Deskripsi: Mendengar nama aktivis, yang terlintas dalam benak kita adalah sosok inspiratif yang selalu aktif. Ketegarannya bagaikan karang, tak sedikit pun mengeluh, meski setiap waktu dihempas ombak diterjang badai. Baginya, [...]
Ingat Hari Perempuan, Ingat Bicaralah Perempuan
Posted: 11 Maret 2011 in Perempuan dan Anak, ResensiIngat bulan Maret, ingat International Women Day. Hari Perempuan Internasional. Sebagaimana kita tahu, tepatnya setiap tanggal 8 di bulan Maret inilah, Women Day diperingati. Ingat perempuan, tentu anda masih ingat Bicaralah Perempuan!!! dan Senyum Bulan Desember, buku dwilogi bicaralah perempuan yang menyuarakan berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan, dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap [...]
Berlian Santosa: Review Buku Bicaralah Perempuan!!!
Posted: 17 Januari 2011 in Perempuan dan Anak, Resensi:: Oleh Berlian Santosa (Ketua FLP Wilayah Jambi) Membaca buku ini bikin merinding,marah,sedih, kecewa dg nasib yang menimpa buruh migrant (TKW) & buruh dalam negeri, kesal juga dg kebijakan lemah perusahaan & pemerintah. Perempuan yang masuk dalam ranah yang lemah tak berdaya rentan sekali mengalami banyak hal dalam kekerasan dan pelecehan. Ternyata baru saya ketahui [...]
Sinopsis buku Bicaralah Perempuan (Buku pertama Dwilogi Bicaralah Perempuan)
Posted: 14 Januari 2011 in ResensiBicaralah Perempuan adalah buku yang menyuarakan tentang berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Buku ini, meski banyak berbicara tentang luka, penghiatanan, dan air mata; namun tidak hendak mengajak anda berlarut-larut dalam duka. Sebaliknya, berharap ini akan menjadi halilintar yang membangunkan banyak orang dari mimpi panjang. Kekerasan terhadap perempuan begitu nyata, sangat dekat, dan menuntut partisipasi kita [...]
Sinopsis buku Senyum Bulan Desember (Buku kedua Dwilogi Bicaralah Perempuan)
Posted: 14 Januari 2011 in ResensiSeyum Bulan Desember adalah mutiara kata tentang berbagai romantika kehidupan. Selalu, senyum memberi semangat baru. Ada optimisme disitu. Ada energi yang meletup, demi sebuah eksistensi dan membela untuk harga diri. Lantas kita akan bertanya, ada apa dengan senyum di bulan Desember? Karena pada bulan di penghujung tahun inilah, harapan baru disemaikan untuk tahun yang baru. [...]
Dengan Bangga Memperkenalkan Penulis “Bicaralah Perempuan!!!”
Posted: 5 Januari 2011 in Perempuan dan Anak, ResensiBicaralah Perempuan adalah buku yang menyuarakan tentang berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Buku ini, meski banyak berbicara tentang luka, penghiatanan, dan air mata; namun tidak hendak mengajak anda berlarut-larut dalam duka. Sebaliknya, berharap ini akan menjadi halilintar yang membangunkan banyak orang dari mimpi panjang. Kekerasan terhadap perempuan begitu nyata, sangat dekat, dan menuntut partisipasi kita [...]
Facebook merupakan ”negara” yang paling demokratis. Siapapun boleh bergabung menjadi warganya, dari anak kecil hingga orang tua, anak jalanan hingga professor, pengangguran hingga komisaris perusahaan. Segala perbedaan, dihargai benar disini. Inilah kalimat yang paling saya ingat dalam buku Gara-gara Facebook terbitan leutika. Di Facebook, kita tidak sekedar bergabung. Didalamnya, kita bahkan bebas bereskpresi macam-macam. Menuangkan [...]


