Hore, Aku Menang Lomba Kisah Kasih Ibu

Sejak kemarin, ada sesuatu yang sedang saya tunggu. Apalagi kalau bukan Pengumuman Pemenang Lomba Kisah Kasih Ibu, yang diselenggarakan oleh Word Smart Center (WSC). Informasi dari panitia, pengumuman pemenang dilakukan tanggal 22 Desember. Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Ketika pagi tadi (23/12) membuka milis, yup, ternyata pengumuman ditunda hingga tanggal 1 Januari 2010. Hal ini untuk memberi waktu yang cukup kepada panitia untuk melakukan penilaian. Apalagi, sebagaimana yang disampaikan oleh panitia, terdapat 487 naskah yang diikutsertakan dalam lomba. Ini jelas bukan jumlah yang sedikit.

Lho, lantas apa yang membuat saya menang? Hehe, mohon maaf kalau anda merasa tertipu dengan judul itu. Saya merasa menang, karena berhasil mengirimkan artikel dengan jumlah terbanyak dalam lomba ini. Tidak tangung-tanggung, 4 buah artikel (nomor 27 – 30). Hanya 1 orang peserta lain yang menyamai rekor saya, yaitu Diah Rofika (nomor urut 22 – 25).

Saya paham, sedikit banyaknya artikel yang dikirim tidak akan berpengaruh terhadap penilian dewan juri. Sebab yang dinilai adalah kualitas, bukan kuantitas. Namun, keberhasilan saya menyelesaikan 4 artikel adalah sebuah wujud nyata bahwa saya sangat bergairah untuk menulis. Dan ini sangat berharga bagi saya. Kalau memang dinilai layak, Insya Allah saya akan tampil menjadi juara. Kalaupun tidak, saya masih memiliki potensi untuk melahirkan karya.

Berikut adalah pemberitahuan Panitia kepada para apeserta lomba:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Peserta Lomba dan Members SMART semua…

Karena masih ada yang bertanya tentang pengumuman pemenang lomba (mungkin karena belum membaca pengumuman kami sebelumnya), maka kami kirim ulang pengumuman kemaren (22 Desember 2009) berikut ini:

===
Sebagaimana tercantum dalam pengumuman/pamplet lomba seharusnya hari ini, Hari Ibu (Mother’s Day), tanggal 22 Desember 2009 adalah hari pengumuman 10 pemenang lomba (3 juara utama, 3 juara harapan, dan 4 juara hiburan). Namun ternyata dengan berat hati, penuh rasa penyesalan dan permintaan maaf, secara terpaksa kami tunda menjadi tanggal 1 Januari 2010–bertepatan dengan tahun baru masehi (New Year), dengan alasan berikut ini:

(1) Ada kesalahan teknis pada panitia seperti yang telah kami sampaikan dalam beberapa pengumuman di milis ini; (2) Agar para tim penyeleksi dan tim juri lebih maksimal dan optimal dalam melakukan penjaringan dan penilaian naskah; dan (3) Setelah kami urun rembuk dengan peserta lomba di milis ini ternyata mayoritas sepakat pengumuman pemenang lomba kita undur..

Saat ini, kami bisa mengumumkan nomor urut, nama penulis dan judul naskah seluruh peserta. Manakala ada nama yang tidak tercantum segera hubungi kami atau langsung kirim ulang naskah dan identitas ke alamat: kisahkasihibu@yahoo.com (MOHON SEMUA PERTANYAAN, MASUKAN, TANGGAPAN, DAN SEJENISNYA TIDAK DI MILIS).

===

Beberapa hal yang ingin kami tegas, diantaranya: (1) Semua pengumuman lomba –termasuk pengumuman pemenang lomba– kami pusat hanya satu tempat; di milis wordsmartcenter@yahoogroups.com, TIDAK DI TEMPAT/MEDIA LAIN; (2) Pengumuman pemenang, insya Allah, akan kami lakukan tanggal 01 Januari 2010, paling lambat pukul 24:00 WAKTU KAIRO (Selisih jam dengan di Indonesia 5 jam, berarti pukul 05:00 WIB tanggal 2 Desember 2009, mudah-mudahan kami umumkan lebih awal, sehingga tepat tahun baru di Indonesia); (3) Semua pertanyaan, keluhan, masukan dan apa saja berhubungan dengan lomba ditujukan hanya satu alamat ini: kisahkasihibu@yahoo.com (SEKALI LAGI, MOHON JANGAN DI MILIS, e-mail WSC, apalagi e-mail pribadi moderator); (4) Semua naskah tidak satupun kami tolak, oleh sebab itu manakala ada peserta yang telah mengirimkan naskah, namun tidak tercantum namanya dalam daftar peserta, maka segera melapor atau langsung mengirim ulang naskah beserta biodata ke e-mail di atas (point 3: kisahkasihibu@yahoo.com); (5) Nomor urut peserta yang telah kami kirim sebelumnya (22 Desember 2009) belum final, masih ada kemungkinan perubahan, sebab ada beberapa nama tercatat lebih dari satu kali; (6) Bagi peserta yang bermasalah, misalnya filenya tidak terbuka karena terkena virus, akan segera kami konfirmasi japri lewat e-mail peserta bersangkutan.

Demikian pengumuman kami. Mudah-mudahan maklum. Dan mohon maaf atas segala kekurangan dan keterbatasan kami.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Panitia
====

NB: Di bawah ini kami lampirkan nama peserta lomba yang telah kami kirim.

001. Lien Auliya Rachmach: HUKMA SHABIYYA
002. Lien Auliya Rachmach: Mimih, Ketangguhanmu Mengajariku untuk Bertahan
003. Muhammad Subhan: Ibu, Engkau Telaga Hidupku
004. Hilal Ahmad: Maafkan Kami, Bunda.
005. WINDA MUSTARI: Ibu, Makna Cinta Abadi
006. Irpan Nurdin: Ibuku: Sang Pembela Shalat, Pahlawan Keluarga
007. Leyla Imtichanah: Selembut Kasih Ibu
008. Anita D Retnowati: Saat Ibu Terdiam
009. dr. Nur Anisa Alfi: Tidak ada judul
010. Sri Hastuti: Tolong Ibuku,Tuhan. .?
011. Erma Yunita, S.Si: Karena Sajadah Panjangku
012. Jazimah Almuhyi: Ibu, Inspirasi Kasih Tanpa Pamrih
013. Edi Mulyono: Harapan Ibu
014. Akhi dirman al-amin: Bagaimana Melukis Cintamu
015. Husnita Laily: Aku dengan putri kecilku yang terdiagnosis Tumor Otak – Astrocytoma grade II
016. Luckty Giyan Sukarno: Mama, malaikatku…
017. Roby Hidayat:
018. Nanang Haroni: Ibu, Ia yang Tak Henti Memberi
019. Inda Fitryarini S.Sos, M.Si: Ibu… Kasih Sayangmu adalah Semangat Hidupku
020. Hilmina Fitra Nasution: IBUKU….!!!!!
021. Harrys Simanungkalit: Belajar dari Kasih Ibu
022. Diah Rofika: Celana Jeans Pemberian Ibu
023. Diah Rofika: Perjuangan Emak
024. Diah Rofika: Pijatan Untuk Sang Arjuna
025. Diah Rofika: Rindu Yang Tak Pernah Pupus
026. Poppy Diana:
027. Kahar Setyo Cahyono: Sawah Ibuku
028. Kahar Setyo Cahyono: Catatan Cinta Untuk Ibu dari Anak-anakku
029. Kahar Setyo Cahyono: Tanda Cinta dari Emak
030. Kahar Setyo Cahyono: Catatan Cinta Wanita Pekerja

031. Sari Musdar: Ibu, aku dan pilih kasih
032. Adji Ruth Arthe Nidiawarman: Ridho Allah Feat Ridho Ibu
033. Ria Jumriati: Yang Terlahir Dari Hati
034. Ara Wiraswara, SE: Untuk Cut Nyak Dien-ku
035. Fatimah Alatas: “Pasti karena doa Mama Kak”
036. Jetty Rismauli Manurung: Aku Menjalani Studi Ibuku Pergi Selamanya
037. Resly Evalina: Kasih Ibu Sepanjang Masa, Selalu Memberi Tak Harap Kembali
038. Yulia Isratul Aini, S.Pd: Perjalanan Kasih Ikhlas Ibu Shofiyah
039. Pritha Karuniati Khalida: Sang Guru Kehidupan
040. Nurdianto D.S/YANDIGSA): Dalam Do’amu Harapan itu Ada
041. Irawati: Pengorbanan Ibuku
042. Resly Evalina: Kasih Ibu Sepanjang Masa, Selalu Memberi Tak Harap Kembali
043. Lu’lu’ul Khudriyah Kurniawati: Sebuah Jawaban
044. Shita Ayu Lariani Putri Negara: Cinta yang tak Menyerah
045. Hery Sujatmiko: Malaikat Pengorek Hati Yang Terdalam
046. Rahadian Wahyuaji: IBUKU SURGAKU
047. Aprila Wayar:
048. Mey Triwulan Sari: MORNING PRAYER: Keajaiban Cinta untuk Ibunda
049. Sylvia Rita Agustini: Peluk dan Cium untuk Mamak
050. Nurmilus Gisafiah: Lafaz Kasih Untuk Mama
051. Dania Febriyani: Kisahku dan Bunda Tersayang
052. Achmad Baehaki: Umme
053. Dimarifa (Dy): Puisi buat Ibu
054. Mukodas Kodas: Buah Hati yang Tersakiti
055. Saptorini: Cinta dan Daya Bunda
056. Rika Melati S.Farm, Apt: Bukan Ibu Biasa
057. Hendi Tarsyidi: Perjuangan Seorang Ibu
058. Putri Nurbaiti: Hari Istimewa
059. M. Sholekhudin: Pelajaran Cinta dari Ibu
060. Windy Rachma Jingga: Dosen Terbaik dalam Hidupku
061. Agung Setiyo Wibowo: Kasih Ibu Tiada Tara
062. Maryam Thabitah: Mutiara Maaf Bunda
063. Novi Diah Susilowati: Terimakasih atas semua kroket itu, Mami
064. Ade Oktora Hariati: Kasih Ibu Sepanjang Jalan
065. Siti Aisyah: SANGKAR KEBAHAGIAAN (Memoar seorang anak yang sempat buta)
066. Nurfadhilah: Bingkisan Istimewa untuk Wanita Hebat yang Kucinta
067. Febriana Trihandayani: Kasih Ibu Sepanjang Masa, Untuk Saya Seumur Hidup
068. Siti Nuryati, STP, Msi: Emak, dalam Kesahajaanmu Ada Kesujanaanmu
069. Septy Aprilliandary: Ibu, Jauh di Mata, Dekat di Hati
070. Muji Sasmito: Ibunda Ayahku
071. Elzam Zami: Tentang Emak: Inspirasi Hidup Sang Anak, Cinta, dan Pengorbanan
072. Tun Sriana: Kisah Kasih Ibu
073. Annisaa Fitrah Umara: Cinta Mama Menghapus Luka
074. Shanty Dwiana Filmira: Suji Yang Teruji
075. Khomsyah Nurhayati: Kasih Sayang Ibu Tak Terbalas dengan Emas Permata
076. Asmororini: Ingatanku Akan Emak
077. Ratih Septiana: Pena Kehidupan Goreskan Catatan Kalbuku Tentang Ibu
078. Suse Herleni: Kasih Ibu Sepanjang Masa, Hanya Memberi Tak Harap Kembali
079. Agus Supriyatna: Ibuku
080. Noerjoso: Menetes melintas Batas
081. Ari Pardono, SP: Rajutan Mimpi Ibu
082. Yuni Astuti: Aku Ingin Dia Normal Kembali
083. Muhammad Reza: Ibu Wanita Yang Luar Biasa
084. Arafat Nur: Emak adalah Perempuan Perkasa dari Negeri Perang
085. Tita Alissa Listyowardojo: Pasir Di Telapak Tangan Mama
086. Sismanto, M. Pd: Tanpamu Tiadaku
087. Sismanto, M. Pd: Menyimpan Hati
088. Sismanto, M. Pd: Untuk Seorang Ibu
089. Sismanto, M. Pd: The Great Woman
090. Halimah Taslima: Dendangan Ibuku
091. Stella Kristanti Kurniawan: Super Strong Mom
092. Hj..Zulherma: Ibu Bintang
093. Meirisa Trinkawati: Lilin yang Bercahaya dan Menerangi Keluarga
094. A. Nur Fitri: Malaikat Kecilku
095. M. Faradis Balawi: Mendali Ini Belum Sempat Aku Kalungkan Di Leher Ibu
096. Reoly Novwan: Nilai Seorang Ibu
097. Kusmawati: Kisah Sejatiku Bersama Mak Sayang
098. Mahyudin Purwanto: Suatu hari dikehidupanku (One Day In My Life)
099. Eri Winardi: Ibuku, Inspirasi Suksesku
100. Ahmad S Muslih: Sentuhan Kasih Ibu
101. Sugeanti Madyoningrum: Ibu adalah Ibu
102. Hikmatul Bilqis: Dengan apa aku harus membayar ini?
103. Monica Octavia Anggen: Bagilah Bebanmu, Ma….. Karena Aku Mencintaimu
104. Mutia Nainggolan: Ketulusan Kasih Sayang Seorang Ibu
105. Abdul Latief: Super MOM For Super CAMP.
106.. Imran Makmur: RINDU IBU
107. Khairul Nasti: Kasih Sayang Ibu
108. Ninuk Liana Lay: Rasa Bangga Hidup Tanpa Seorang Ayah
109. Indah Purnama Sari: Dongeng Kura-kura Ibu
110. Rinal Sahputra: Pohon Cinta Ibu Untukku
111. Tethy Permanasari:”Oh Ibu, menangislah”
112. Priyo Pradono D: MAMA
113. Nurul Kodriati: Aku adalah Doa Ibuku
114. Putut Rakhmad Purnama: Engkau Tak Akan Pernah Terganti
115. Anisa Widiarti: Ibu
116. Khusniatul Latifah: KISAHKU DAN IBUNDA “Impian Gadis Muda Membahagiakan Sang Ibunda”
117. Khusniatul Latifah: Perjuangan Sang Ibu
118. Mariska Anggraini: (Naskah Tanpa Judul)
119. Elvira Damayanti: Lukisan Terindah
120. Aprilina Prastari: Janji
121. Aridha Prassetya: Almarhum Emak, ibu guruku yang hebat
122. ABDUH ARIEF SETIAWAN: Aku & Kasih Ibu
123. Lina Dwi Hermanto: Perempuan-perempuan Hebat, Pengaruh Hidupku
124. Izharul Haq (Labibah): Ibu, Kau Ayah dan Ibuku
125. Febrianto Adi Saputro: Perhatian dan Kasih Sayang Ibu Luar Biasa !”
126. Gita Aryana: Karena Nila Seorang
127. Treesa Hidayanti: Kasih Ibu Sepanjang Masa, Selalu Memberi Tak Harap Kembali
128. Rahma Ananda: (tanpa judul)
129. Nova: Kekuatan Di Balik Suratmu Ibu
130. Tita Prawesti: Mamahku Wonder Woman
131. Mutia Hanifa: Matahari Impresionis
132. Sulistyowati, S. Pd: Sekali Ini Kau Meminta
133. Abida Muttaqiena: Hari-Hari Yang Hilang Itu
134. Join Menda Ita..P: Ibu
135. Hery D. Kurniawan: Ibu, yang Mengajari Kami dengan Lidi
136. Nisa Risti Mustikasari: Bukan Ibu Biasa
137. Dini Nurhayati: Ibu dan Perjalanan Kasih Sayangnya
138. Istrini Tyas Bisowarni: Menjawab Panggilan
139. Agus Sidiq Purnomo., S.Kom: Sebait Persembahan Untuk Bunda
140. Nafis Fairuzka: Ini Cerita Tentang Aku dan Ibu
141. Agustini Suciningtias: Kasih Ibu Sepanjang Masa
142. Yayak Indria: Sebuah Keberhasilan
143. Anisah Husain: Mutiara Untuk Bunda
144. Sari Rachmatika: Suratku, Untuk Ibu
145. Nurul Fadilah: I LOVE MY MOM
146. Eriza Fudlah: Ia membuatku minder
147. Agrolinna: Pendar Kasih dari Ibu: Sebuah Catatan Kehidupan
148. Zahra Shafiyah: Catatan kecil tentang Mamah
149. Ishmah Azhar: Pembawa Beban Hingga 3 Kg Selama 9 Bulan.
150. Yuliani: Belajar dari ibu
151. Senja Ungu: (File terkena virus dan tidak bisa dibuka)
152. Yuliani: Umiku, Wanita Perkasa nan Bersahaja
153. Alimuddin: Mak, Perempuan Tidak Pernah Lelah
154. Hibatun Wafiroh: Special Gift in Her Birthday
155. Endirah Ekaningrum: Sekelumit Aku dan Ibuku
156. Citra Trisnawati Wulandari: Jasa Gigi Mama
157. Citra Trisnawati Wulandari: Hati Seorang Ibu
158. Pamela Djajasaputra: CORETAN TANGAN UNTUK MAMA
159. Erawati Tf: Ibu, Guru Terbaik Dalam Kehidupanku
160. Zudi Setiawan: Senyuman Optimisme Ibu Ngatinah
161. Wirawan Noviana (Vino): Ibuku, Sang Motivator dalam Hidupku
162. Gugun: Teruntuk SurgaKu, Ibu dan Keluarga Dari Sahabatku
163. Ahmad Suroyo: Penjual Tempe, Sang Guru Utamaku
164. Wahyu Widayati: Aku Ingat Luar Biasanya Ibu
165. Erik Purnama Putra: Sosok Ibu Bagaikan Malaikat
166. Manosetta SS: Kepadamu, Ibu, Sungguh Aku Mencintaimu dengan Tidak Sederhana
167. Aan Wulandari Usman: Pelajaran Berharga Wanita Bersahaja
168. Wildan Nugraha: Pintu-pintu Ibu
169. Mardhiyyah Rafrin: Ibuku adalah Guruku
170. Tan Ratna Jaya Kusumawati: Kasih Sayang Ibu Tak Lekang Oleh Waktu
171. Kartini Machmud: Mom, I Love ‘Cause Allah
172. Asya Masyrifa: Mamaku Sahabatku
173. Vita Sophia Dini: Kisah Kasihku Bersama Ibu
174. Wawan Kurniawan: Saya Ingin Seperti Umi
175. Yusuf Maulana: Ibuku, dan Ekspresi Cintanya pada Buku / Ibuku Suka Membaca
176. Mardiyanti: Kami Sayang Ummi….
177. M. Isnaeni/Neni Muhidin: Kami yg Tak Tertunda
178. Muhammad Sukron: Ummi, terima kasih!!!
179. Indah Ratananingsih, S.Ag: Anakku adalah Nyawaku
180. Wandi Silaban: Ibu yang perkasa
181. Agus Minarwati: IBU TERBAIK DI DUNIA
182. Muhamad Soleh: Selamat Hari Ibu, Bunda
183. Latifah Thaharah SE: Bunga yang Perkasa (Ibu……)
184. Endang Triastuti: UMMI ISMAIL
185. Catur Amrullah: KASIH SAYANG MELAMPAUI PENGERTIAN
186. Teguh Suryanto: IBUKU ADALAH NENEK
187. Rini Nurul Badariah: Siapa Bilang Ibu Rumah Tangga Bukan Pekerjaan?
188. Linawati: Wanita Luar Biasa Itu Ibuku
189. Nening S Mahendra: S I B U (Single Parent 13 Anak Berhasil Merubah Nasib dan Mendapat Hidayah Allah)
190. Yudith Fabiola: Sepenggal Episode Membasuh Kaki
191. Hartono: IBUKU, NAFAS HIDUPKU
192. Romi Sepsrizal, A.Md: Ketika Ku Menjadi Seorang Ibu
193. uwairiyah: ATAS NAMA KEBAHAGIAAN IBU
194. Dyah Lestyarini, SH: Menjadi Wanita Paling Bahagia di Dunia
195. Poetri Heriningtyas: TENTANG KASIH TAK BERUJUNG
196. Aswin Elfazuri: TANJAKAN SELINSING
197. Desi Sari: MEMORI BUKU AKU DAN UMI
198. Eva Fauziyyah: Ya, Itulah Ibuku!
199. Miyosi Ariefiansyah: Pualam Di Hati Ibu
200. Meliani: KASIH IBU ABADI SELAMANYA
201. VYGA AFISA TIARINI: Cahaya Ibunda
202.. Gerhana Nurfarahhim: Cerita Cinta
203. Evi Oktaviana: Senyum, Cinta dan Do’a
204. Bintang Timur: Pemberian Pertama Untuk Ibu
205.. Silmina Ulfah: Memoar Awal Juli
206. Erlina Daniyati: Ibu, Guru Kehidupanku
207. Rafika Farah: Dekapan Ibu
208. Chyntia Dewi NS: Malu dan sayang
209. Ratna Mutia Kharisma: Malaikat Cantikku
210. Karimatul Rofikoh: Kasih Ibu
211. Heni Kurniawati S:
212. Sri Roberty Fri Satrya: DI GERBANG MAAF
213. Syaima: Karena Mama Cinta Padaku
214. Wahyu Indah Retnowati: MAMAKU IDOLAKU
215. Nabilla Sabbaha AP: Mama is My Hero and My Life Inspiration
216. Fitria Chakrawati: TEGAR BAGAI KARANG
217. Muhammad Anhar: FROM my HEART TO her HEART
218. Radhiyatil Hude: IBU DALAM TIGA IBU
219. Hasan: Sketsa kasih ibu; betapa besar pengorbananmu umi
220. Elvira Fidelia Tanjung (Aisyah): Luka Hati Terbalut Doa
221. Acniah Damayanti: Kujelang Senja Ini dengan Hati Secerah Mentari Pagi
222. Meliana Aryuni: Berjuang Tanpa Lelah
223. Afia Izzabilla: Dimanakah Tempat Ibu di Hati Kita?
224. M. Surrakhman Al Fanani: Aku memanggilnya ibu
225. ELI AWALIAH,S,Pd: PERSEMBAHAN DI HARI IBU UNTUK EMAK
226.. Ristra Erma Fantika: SYUKURKU
227. R. Rudi Agung Prabowo: Berhutang Mentari
228. Rina Rasmalina: DIRIMU, DIRIKU TAK ADA BATAS PENGHALANG KARENA KASIHMU SENANTIASA DI SEPANJANG HIDUPMU
229. Radinal Mukhtar Harahap: Mak Cong; Emak-nya Mahasantri
230. Muhammad Cepi Zarkasih: SILUET BUNDA
231. Dhea widya:
232. Ayu Nirmala Dharmika .S: Satu kata untuk-Mu.
233. Lilis Linawati: Seisi Dunia VS Kasih Bunda
234. Wahyu Widayati: Aku ingat luar biasanya Ibu
235. JEMI HENDIKO: Segalanya Berkat Doa Restu Ibu
236. Hans. Hangga. Tobing: UNTUK MAMA
237. Eti Suratmi: MENYISIR JALAN DURI SIMBOKKU
238. Faisal: KASIHNYA, FITRAH BUNDA
239. Diana Hapsari Devita: Berawal dari Cinta
240. Mufida Inas Aulia: Kasih Mama dalam Sepasang Kaus Kaki
241. Atik Wahyuni Sulistyowati: MENJADI IBU MEMBUATKU DEWASA
242. Irfan Latifulloh: Segala yang Terakhir
243. Irfan Latifulloh: Mak Enih
244. Vina Triana Sudarto: IBU HARTAKU
245. Yudi Kurniawan: Bunda: Mata Air yang Tak Pernah Berhenti Mengalir
246. Ahmad Muchdor: FITROTUN
247. Hj. Zakiatul Hidayati: Kelembutan Hati Ibu Merubah Segalanya
248. Rialita Fithra Asmara, S.Pd: Tiga Surat yang Menanti Ibu
249. Veronica Widyastuti: Ibu untuk Ibu
250. Ita Harianti: Kisahku
251. Yuniva Kurniati: IBUKU, WANITA PEJUANG YANG TERHEBAT
252. Suci Hidayati: Yang Mengasihiku Tiada Batas.
253. Dian Eki Purwanti: Essai Hari Ibu
254. Hj. Rein Suadamara: Hanya Satu Ibu
255. Juriati Dahlia: Mak, telah berulang kusebut namamu didepan kakbah-Nya
256. Rahmat Pramulya, STP, MM: Betapa Kokohnya Dinding Hatimu, Mama…
257. Nurfadillah A. Parewe: Mama…
258. Kaca. Pelita: Tulus kasih ibu, selalu untuk selamanya
259. Siwi Lailatul Hikmah: Caraku Mencintaimu
260. Latto Moga Uchikawa: BUNDA kaulah madrasah cintaku
261. Silfia Maulida: MAMA GURU BESARKU
262. Sri Wahyuni: Berdua Dengan Tuhan
263. Sri Wahyuni: Ibu Saya Malaikat Saya
264. Nur Laili Munazalah, S.Sos: Perawat Pribadiku
265. Fovia Permatasari: Wiji Hariati
266. Hana Izzatul Jannah: Orang Biasa Yang Luar Biasa
267. Siti Nur Azizah: (Naskah Tanpa Judul)
268. Susannah Sutardjo: Ibuku Gagah
269. Yusdianah: Sebab Syurga Ditelapak Kakimu
270. Ach. Nurcholis Majid: Karena Umi Lebih Memilih Kami, Daripada Naik Haji
271. Partinah Nanik Suharni: Masa-Masa Diantar Ibu
272. Ifazah Alawiyah: Mama, Perempuan Reformis dalam Dunianya
273. Iffah Karimah: IBU
274. Sanyoto: MENGHAMBA PADA SANG ANAK
275. Lilik Fithrotin: Ibu, Aku Mencintaimu
276. Mustholih: IBUKU PAHLAWANKU
277. Sri Kartika Wijaya S.Si: Cahaya Mentari Senja
278. Tia Mariatul Kibtia: Bunda Ku Inspirasi Ku…
279. Yuniasari Shinta Dewi: Cinta Kasih Seorang Ibu Terbayar Dengan Deritanya
280. Ikhsani Adil K: Cerita Tentang Yangti
281. Karina Eka Dewi Salim: PESAN TERAKHIR MAMA
282. dee_ LA : SENARAI KASIHMU SUNGGUH ABADI…BUNDA
283. Rohayati: (Naskah Tanpa Judul)
284. Janik Ristiyani: Ibuku Wonderwoman
285. cleo lucu:
286. Yunita Sari: SENANDUNG ANAK NELAYAN
287. Arifah Qurrotu Aina: ANDAI SAJA AKU TAHU
288. Asa Mulchias: Setangkai Surga dari Hati
289. Wawan Ridwan Mutaqinwarisan: SANG IBU
290. Isti Anindya: DIA MENCINTAIKU DENGAN SEDERHANA
291. Niken Devi Rosita: Lentera Hidup Dalam Segenggam Doa Ibu
292. Santi Anisa Wigati: Ich Gratuliere Meiner Mutter zum Mutters Tag
293. Yuli Wulandari: Pelajaran Berharga dari Ibu
294. Didi Junaedi: Cinta Tanpa Pamrih, Kasih Tak Bertepi, Sayang Tak Berkesudahan
295. Mokhamad Sadikin: 9 Bulan
296. Ayu Safitri Ismail: Solika oh solika …
297. Awaluddin Arifin: Ulang Tahun Tanpa Mama
298. Sulfiza Ariska: Irisan-irisan Mimpi
299. Aklima Zikraini: Suara Ibu
300. Yoshina Nurul Alifa: Kasih Mama
301. Ayu Lupika Pratiwi: MALAIKAT YANG TERSIRAT
302. Aulia Fita Retnani Prabandari: Malaikat Itu
303. Aulia Fita Retnani Prabandari: Cerita Tentang Seorang Perempuan yang Cantik
304. Dian Novita Sianturi: UNTUK IBU ; TERIMA KASIH TELAH MELAHIRKANKU KE DUNIA
305. Randi Kurniawan: Saya Ingin Selalu Mencium Kaki Ibu
306. Umi Laila Sari: Pasar Saringan, 16 Ilir dan Sekolah
307. Hartono: Ibuku, Nafas Hidupku
308. Dedy Kurnia Putra: GURU TERBAIK SEPANJANG MASA
309. Ayu Marlika Leni Putri: wanita tercinta
310. Rahmiana Rahman: ANUGRAH TUHAN YANG TERINDAH
311. NASIRUDDIN: Peranan Ibu sebagai Pencetak Karakter Pribadi Bangsa
312. Haryadi Yansyah: IBUKU, JANTUNGKU
313. Khoerullana Kael: Mungkinkah Aku telah Amnesia Tentangmu
314. Masripah: SATU-SATU AKU SAYANG IBU…
315. Renykartika Sari: Mamaku Idolaku
316. Inna Nurhanifah: CAHAYA SURGA
317. enna amalia: BUAH APEL JATUH TIDAK JAUH DARI POHONNYA
318. enna amalia: ARTI SEBUAH PENGORBANAN
319. Saifullah: Insting Seorang Ibu
320. Radiyatam Mardiyah: IBUKU SURGAKU
321. Aries Adenata, SS: Nak, Kau Harus Memilih
322. Khansa Tsabatiyya: Separagraf Rasa Sayang
323. Qurrota ‘ayun chusna: setitik embun pada hati
324. Masayu Nurul Atika: Aku dan Malika
325. Masayu Nurul Atika: Ibuku, surgaku
326. Fannie Yulandari: Ayah Menitipkan Kalian Pada Ibu
327. Fannie Yulandari: Melepasnya Pergi
328. Fannie Yulandari: Tersenyumlah, Ibu
329. Miftahurrohmah: Sepenggal Kisah Dalam Lautan Cinta Mamak.
330. Mia Della Vita: Cinta yang Tak Sempurna
331. Yenni Siti Nuria: Bukan Wanita Sempurna, Tapi Ibu Terhebat
332. audy ramadhani sekar syahesti: Masa Lalu
333. Nuraini Ayu Pangestu: KUTEPATI JANJIMU
334. Anne Maria Yulianna: Doa Mama
335. Nurhidayati Asy. Syifa Triono: Sepengal Cerita Yang Mengkisah
336. Yasinta Indrianti: “Untung” Memiliki Ibu…
337. Azizah Hanifah: Kenangan Terburuk
338. Iffah Karimah: IBU
339. Ika Yuniati: Kedewasaanku Tumbuh Karenamu “IBU”
340. Sholikah: (Naskah tidak berjudul)
341. Ai Kustiani: Sejuta Hikmah di Balik Kekerasan Seorang Ibu
342. Atika Luthfiyyah: Ada Hati Mama dan Bunda
343. Taslimah: ibuku is my hero
344. Siti Wahyu Wardhani (Yayuk): IBUKU KIBLAT HIDUPKU
345. Citra Trisnawati Wulandari: JASA GIGI MAMA
346. Citra Trisnawati Wulandari: Hati Seorang Ibu
347. Siti Mulia: Balutan Kasih Mu Tak akan Henti di Telan Waktu
348. Endang Sadarni: Ibu adalah lautan kasih
349. Yulia Shoim: Ibuku
350. Futicha Turisqoh: IBUKU SAYANG HARUS DISAYANG
351. Marisa Sugangga: Aku dan Mama
352. Rennita Dhyah Agustin: Cerita (hanya) 1 Malam
353. FITRIA MARTANIAH: Meniti Harap dan Semangat lewat ASI
354. Nursalam AR: Samudera Kasih Tak Bertepi Bernama Ibu
355. Suryani Triningsih:
356. Jervine Rosa Puspa: Ibu
357. Tyas Drastiyandhari: What is Your Mother
358. ISTIANA: My Mother My Inspiration
359. Niken Tf Alimah: Sahabat, Inilah Janjiku
360. Nila Kurniasih: Biyung Semi
361. Mimin Hari Wahyuni: Kasih Bunda Tetap Sama
362. Fairus Sintawati: Separuh Jiwa
363. Eka Dirnawati: Cinta yang Kau Tanamkan
364. Diana TH: Mamaku Bukan Mama Biasa
365. Rofida Noor Amalia: Surat untuk Bunda dari Hati yang Bersemi
366. Dian Hermawati: Percakapan Dua Hati
367. Devi Asri Antika: Ibuku Menanak Pelangi
368. Ragdi F. Daye: Anak-anak Batu Lado
369. Ahmad Afandi: ibuku sang pejuang
370. Afin Yuliani: KETIKA KEKESALAN MELANDA
371. Tony Gunawan: TERIMA KASIH IBU
372. Reni Nuryanti: Ibuku, Mutiara Hidup yang Tak Pernah Tergantikan
373. Ridla Surya Ramadlani: Ibu Dua Generasi
374. Fitria Adiarti: Kekuatan Kasih Ibu
375. Nuri Aprillia Ramadhona: Ibu, Ajari Aku Mengerti Sedalam Apa Samudera Cintamu
376. Angga Aryo Wiwaha: MEMORI BULAN KEMARIN
377. Yuli Tri Rahayu, S.Pd: IBU, KEKUATAN DI BALIK MIMPI
378. Khoirunnisa: LOVELY INSPIRATOR
379. anies zulaikha dimyati:…Aningku.. …..
380. Shona Vitrilia: kaca mata kuda
381. Milda Mulya Sari: IBU, I LOVE YOU, I MISS YOU
382. Sari Yulianti: Mama Malu Jika Harus Meminta
383. Yuda Bhakti: (Naskah tanpa judul)
384. Nurul Aisya Beryllia: Bunda, Pengorbananmu Berarti, Kasihmu Abadi
385. Sukamsih/bayu insani): CURHAT BUAT NANDA
386. Noviana kusumawati ningrum: Ketabahan Hati Seorang Ibu
387. Tony Gunawan: TERIMA KASIH IBU
388. Bambang Putra: Ibuku bukan wanita hebat
389. Vicky Tifany Oktrya: Supermom
390. meet lostday:
391. Nur Akmalia Hidayati: Ibuku, Surgaku
392. Mira Febriana: Terima kasih, Ma
393. Mona Rabiatul Aslami, S.Ag: Mama… Aku ingin pulang
394. Nesia Andriana Arif: Pesan Cinta Berkecepatan 4 Milimeter Perjam
395. Fania Handiyani Surya: IBU, MAAFKAN AKU
396. Ade Irma Arafah: Roti Bakar buah kasih Ibu
397. Popi puspita: Memoar Widi
398. Sriyanti anwar, ssi, apt.: Tangisan cinta seorang ibu
399. Febty Febriani: Senyummu Sungguh Kudamba, Ibu
400. Irna Syahrial: Ibuku yang Tulus
401. Puji Setiyoningrum: Kerinduan akan Rumah, Antara Ibu dan Anak
402. Siti Rindhani Kartika Sari: Kasih dan Cinta Ibu Tak Bersyarat
403. Herry Fahrur Rizal: Karena Mamaku Tidak Sempurna
404.. Meirina Diah Setiawati: Ibuku Superwoman
405. Ervina Rika Yunita Sari: Tentang Ibu: Mengulang Sekelumit Perjuangan
406. Citra Septianingtyas, S. Ik: Bu, Terdengarkah Doaku Walau Dalam Diam?
407. Ghina Nur Aliya: MOZAIK CINTA
408. Miranti Daniar: ARTI KEBERADAAN IBU
409. Sukini: Kasih Mbak Sri kepada Kiki
410. Imma Rahmawati Ulfa: Saat Cinta Ibu Berbisik
411. Ilma Mufidah: Ibuku, Selembut Air, Seteguh Karang
412. Ali Sobri: Cinta Emak
413. Dewi Telaphia: Asa Bundo Untuk Arsyad
414. Denina Kusumaningayu P: IBUKU BIDAN KAMPUNG
415. Siti Nur Bayaniah: AKU BENCI IBUKU
416. Nailiz Zahroh: TAK LEKANG OLEH WAKTU*
417. Heri Rizki: Wonder Woman Is The Best
418. Tundjungsari Ratna Utami: BAGAIMANA AKU HARUS BERBAKTI?
419. Julia M Johan: TERLAMBAT UNTUK MENGASIHI IBU
420. Amaltia Gunawan: Cap Jempol Biru, memoar pengorbanan ibu
421. Danang Saparudin: Manisny Si Buah Tangan
422. Yuniar: Ketangguhan Ibuku, Bawa Keberhasilan Anak-anaknya
423. Ely Nurhayati: Seperti Apa pun Bentuknya, Namanya Tetap Cinta
424. M. Agus Misbahudin: TAMAN BERMAIN
425. Yuliani: Umiku, Wanita Perkasa nan Bersahaja
426. Durrotul Ain: Dedicate to my strong, wonderfull and lovely Mom
427. Wisda Prasparani: Air Mata Mama Untukku
428. Nurul Hayati: BALADA IBUNDA TERCINTA
429. Amalia Husna Marwan: SUHUF CINTA
430. Hana Al Ithriyyah: Fathimah Cantik itu Heroku
431. Amalia Adiningtia: Wanita Terindah
432. Muhammad Lutfi: CINTA SINERGI YANG MENGALIR ABADI
433. Akromi: PENGORBANAN IBU YANG TAK TERHINGGA
434. Ajeng Fitrianingtyas: “Ibu,” Kupanggil Ia begitu
435. Sri Maryani: My Miracle
436. Noer Aini: Kasih Ibu Sampai Mati
437. Dedi Setiawan: Surat Cinta Untuk Bunda
438. SILVYA ATONO: (Naskah tak berjudul)
439. Ir. Yoenita Hendrawati: LOMBA KISAH KASIH IBU
440. Hari Iswahyudi: Kisah Sepenggal Ibu
441. FAHRIAH: Surat Ibu untuk Anak Gadisnya
442. Mujito: SAYANGMU UNTUK SELAMANYA
443. Siska Yuniati: Keringat Ibuku
444. Rarin Oktovani: TELAGA YANG MENEDUHKAN
445. Ifa Avianty Munir: Bukan Sebatas Mimpi
446. Nur Hayati: Kasih Ibu Sepanjang Masa, Kasih Anak Sepanjang Jalan Kenangan
447. Windi Al Zahra: Ini Ibu Ku…
448. Ansarullah Halim: Ketika Tak Bernyawa Melahirkan Keajaiban
449. Ahmad Suroyo: Penjual Tempe, Sang Guru Utamaku
450. Ivana Dewi: Surat untukmu sahabat !
451. Ni Putu Dewi Kharisma M: Surat untuk Mama di Surga
452. Jiyan Sabil: Emak yang Terlewatkan
453. Nur’Aeni: Mangga Untuk Anak Ku
454. Amanatia Junda Solikhah: Kasih sayang yang berbeda
455. Ubaidillah Sadewa: Surat Kenangan untuk Bunda
456. Citra Chergia: Ibu, Sutradara Hidupku
457. Dian Retno Megawati: Surat Cinta Untuk Ibunda
458. Darul Istianah Mamnuri: Aku Akan Kembali, Ibu
459. Arham Rasyid: Kasih Tak Terbatas Dinding Rahim
460. Nur Fadlan: Kasih Sayangmu Hantarkan Daku Gapai Cita dan Cinta
461. Maryam Thabitah: Mutiara Maaf Bunda
462. IRA GUSTINA: DIALAH.. IBUKU…
463. HAYA ALIYA ZAKI: Ummi, Ratu di Hati Kami, Ratu di Hati Semua Orang
464. Imelda Bachtiar: Dunia Orang-orang yang Dikarunia Lupa (Sebuah Refleksi Pengalaman Hidup dengan Ibu Penderita Skizofrenia)
465. Safrilsyah, S.Ag, M.Si: Ibuku; Sang Pendidik Dan Motivator Yang Religius
466. Endang Sadarni: Ibu adalah lautan kasih
467. Baiq Sri Wahyuni: Papuq Ida, Kasih Ibu Tak Bertepi
468. Niken Devi Rosita: Lentera Hidup Dalam Segenggam Doa Ibu
469. Fendra Punu: Dia malaikat Dunia Bagiku
470. Diah Utami Lestari: Lestari
471. Marnarita Yarsi, SE: (Tak ada naskahnya)
472. Ida Raihan: Penganiayaan Itu Menyadarkannya Akan Kasih Ibu
473. Khusniatul Latifah: Perjuangan Sang Ibu
474. Umar Hafidz Asy’ari Hasbullah: Ibu, peluh disepanjang hidupmu adalah tiket syurga bagimu
475. Ade Nurshanty: I MISS U… I DO MISS U….
476. Desi Hanara: Ibuku dan Perkembanganku yang Swa-ibu
477. Luckty Giyan Sukarno: Mama, malaikatku
478. Tri Yunianto Nugroho: Ibuku Luar Bisa
479. Reni Susanti: Pesan dari Tanah Merah
480. Yuda Purnomo: Kapan Kau Berhenti Bekerja, Ibu?
481. Niesrina Nadhifah: Setiap kata adalah doa
482. Ipit Lisnasari: Ibu, Jagoanku
483. fathelvi mudaris:
484. Andi Sunarto: Mbok Pecel
485. M. Khozin: Berjuang Demi Anak
486. A.R Muslimah: Reward dan Tauladan Ibu
487. Liyu Adhi Kasari Sulung: Ibuku, Sang Pejuang Tangguh

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

6 thoughts on “Hore, Aku Menang Lomba Kisah Kasih Ibu

  1. hoaaaaaa. hahahaha, alhmdulillah! akhirnya aku tahu juga jika aku hanya diurutan ke 185! wahahaha. tak kra gak ada pengumumannya, eh ternyata ad. trims mas untuk infonya. semangat. berkunjung ke sya yah

  2. Sore Mas Dhimas,
    saya juga mengikuti lomba kisah kasih ibu, tapi saya tidak pernah mendapat info apapun tentang kelanjutan lomba tsb, bahkan sampai sekarang saya tidak tahu siapa ke-10 pemenangnya.
    Apa Mas Dhimas tahu siapa saja pemenangnya?
    Kalau tidak keberatan, tolong bagi informasinya, penasaran, trims.

    Dan selamat ya Mas Dhimas, karena 2 karya Mas ‘Sawah Ibuku’ dan ‘Catatan Cinta Untuk Ibu dari Anak-anakku’ akan diterbitkan bersama 98 karya lain dalam Buku Kisah Kasih Ibu.

    Tulisan saya juga akan diterbitkan dalam buku itu, tapi cuma satu, karena saya cuma kirim 1 tulisan saja…hehehe

    salam kenal ya Mas,

    amy

  3. saya salut, mba Lien anda mesih berkarya. Saya ingin juga melakukan hal yang sama karena saya juga mempunyai penyakit yang sama dengan anda, saya ingin bisa membangkitkan semangat-semangat teman-teman saya yang lain supaya bisa berkarya dalam bentuk apapun sesuai dengan minat mereka, dengan begitu Insya Allah sisa hidup yang kita punya tidak akan sia-sia. amin

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s